Iklan

Memiliki 900 hektare lahan, Metland (MTLA) fokus tingkatkan proyek yang ada

Friday, July 3, 2026, 5:07 AM WIB Last Updated 2026-07-03T09:24:50Z

.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan properti, PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) masih mempercayai lahan yang dimiliki saat ini sebagai dasar pengembangan jangka panjang perusahaan.

Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo mengatakan, saat ini total lahan yang dimiliki MTLA mencapai lebih dari 200 Ha dengan masa pengembangan yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun untuk memastikan kelangsungan bisnis perusahaan.

"Prioritas utama saat ini tetap berfokus pada pengembangan proyek yang sudah ada serta pemanfaatan aset yang telah dimiliki," kata Olivia, kepada.co.id, beberapa waktu lalu. 

Meskipun masih memiliki cadangan lahan yang cukup, MTLA tetap memberi kesempatan untuk menambahkan landbank baru. Namun, tindakan ini akan dilakukan dengan hati-hati dengan mempertimbangkan kebutuhan perkembangan perusahaan di masa depan.

Dalam mengidentifikasi peluang akuisisi yang baru, perusahaan akan mempertimbangkan lokasi yang memiliki potensi pertumbuhan besar, akses yang mudah, dukungan infrastruktur yang memadai serta sesuai dengan kebutuhan konsumen.

"Kawasan penyangga Jakarta serta wilayah yang didukung pengembangan infrastruktur nasional tetap menjadi area yang menarik untuk diteliti," katanya.

Di tengah situasi pasar properti yang masih menghadapi tantangan terkait suku bunga dan kemampuan pembelian, MTLA menganggap keberadaan lahan cadangan tetap diperlukan untuk kelangsungan operasional perusahaan.

Namun demikian, langkah pengembangannya dilakukan dengan cermat agar tetap sesuai dengan situasi keuangan perusahaan.

Pusat perhatian perusahaan saat ini adalah memaksimalkan penggunaan lahan yang telah dimiliki agar menghasilkan optimal, sambil tetap membuka kesempatan untuk memperoleh lahan baru yang strategis dan sesuai dengan kebutuhan jangka panjang perusahaan.

Sementara itu, dari segi pengembangan produk, MTLA tetap memprioritaskan segmen residensial sebagai fokus utama dalam memanfaatkan lahan yang dimiliki.

 
 

Di sisi lain, MTLA terus memperluas pengembangan produk-produk komersial seperti pusat perbelanjaan, hotel, serta ruko dan area pendukung lainnya, guna memperkuatrecurring incomeserta mempertahankan keseimbangan portofolio bisnis perusahaan.

Adapun, hingga Mei 2026, marketing salesMTLA yang berasal dari bagian penjualan awal dan recurring revenuesudah mencapai Rp 823 miliar, yaitu sekitar 41% dari target tahunan yang ditetapkan sebesar sekitar Rp 2 triliun.

"Kami melihat pencapaian tersebut masih berada di jalur yang sesuai dengan rencana," tutup Olivia.

Komentar

Tampilkan