Iklan

Kembali ke Indonesia, Ramadhan Sananta Ingin Bangkitkan Insting Gol Bersama Persebaya dan Timnas

Thursday, July 2, 2026, 12:20 AM WIB Last Updated 2026-07-02T04:32:47Z
 

Ramadhan Sananta secara resmi kembali memperkuat kompetisi sepak bola Tanah Air setelah satu musim bermain di Liga Malaysia.

Pemain depan berusia 23 tahun ini kini resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya guna menghadapi musim 2026/2027 dengan harapan meraih babak baru dalam jalannya karier.

Sebelumnya, Sananta bermain untuk DPMM FC, klub asal Brunei Darussalam yang berlaga di Liga Malaysia. Pindah ke klub tersebut menjadi tantangan baru bagi pemain asal Kepulauan Riau tersebut. Namun, penampilannya belum mampu mencapai performa terbaiknya.

Selama musim 2025/2026, Sananta bermain dalam 21 pertandingan bersama DPMM FC. Dari jumlah tersebut, ia mencetak dua gol dan memberikan satu umpan tercipta. Catatan ini tentu masih jauh dari harapan yang sempat menyertai kepergiannya ke luar negeri.

Kini, kesempatan baru muncul bersama Persebaya Surabaya. Klub yang memiliki julukan Bajul Ijo berharap kehadiran Sananta bisa meningkatkan kemampuan serangan lini depan serta memberikan variasi dalam strategi serangan tim menghadapi kompetisi musim mendatang.

Sananta bukanlah nama yang asing dalam dunia sepak bola Indonesia. Ia pernah menunjukkan kehebatannya saat bermain untuk PSM Makassar pada musim 2022/2023.

Saat itu, dia menjadi salah satu penyerang lokal yang paling efektif dengan mencetak 11 gol dan memberikan dua umpan kepada rekan setim dalam 24 pertandingan. Kontribusinya turut memperkuat performa PSM agar tetap kompetitif sepanjang musim.

Setelah itu, Sananta melanjutkan kariernya bersama Persis Solo selama dua musim. Bersama Laskar Sambernyawa, ia tampil sebanyak 33 kali dengan mengoleksi 13 gol dan tiga umpan tercipta.

Data tersebut menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kemampuan sebagai seorang penyerang yang mampu memberikan kontribusi signifikan di lini depan.

Pindah ke Persebaya menjadi kesempatan bagi Sananta untuk memulihkan penampilan terbaiknya. Selain membantu klub meraih hasil yang baik, ia juga memiliki kesempatan untuk kembali menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia.

Di FIFA Matchday Juni 2026, nama Sananta tidak tercantum dalam daftar pemain yang dipanggil. Keadaan ini tentu menjadi dorongan tambahan baginya untuk tampil konsisten sepanjang musim.

Di usia yang baru saja menginjak 23 tahun, Sananta masih memiliki banyak kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Pengalaman bermain di luar negeri, meskipun tidak berjalan sesuai ekspektasi, bisa menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan selanjutnya.

Persebaya berharap Sananta dapat kembali menemukan naluri mencetak gol yang pernah menjadikannya salah satu penyerang lokal yang paling menjanjikan.

Jika mampu tampil stabil, tidak mustahil dia akan kembali menjadi pilihan utama di level klub serta Tim Nasional Indonesia pada musim-musim berikutnya.

Komentar

Tampilkan