Iklan

Sopir Alphard Datangi Rumah Ojek untuk Minta Maaf

Thursday, August 20, 2026, 1:24 PM WIB Last Updated 2026-08-20T01:27:27Z
Ringkasan Berita:
  • Sopir Alphard marah hingga menyerang pengemudi ojek dengan menggunakan batu di Pesanggrahan karena mengaku sedang menghadapi banyak permasalahan.
  • Pelaku yang mengira motor korban menabrak spion mobilnya sempat melakukan ancaman dan merusak lampu depan kendaraan hingga pecah.
  • Perkara selesai secara harmonis dalam lingkungan keluarga setelah pelaku datang ke rumah korban untuk meminta maaf, menanggung biaya perbaikan, serta memberikan ganti rugi.
 

Sebuah video yang menampilkan tindakan emosional seorang pengemudi Toyota Alphard yang melemparkan batu ke motornya seorang pengemudi ojek pangkalan di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menjadi viral di media sosial. Korban diketahui bernama Mulyadi (53).

Setelah kejadian tersebut, anak korban, Pras (26), mengatakan bahwa ia pernah bertanya langsung kepada pelaku mengenai alasan di balik tindakan kerusakan yang dilakukannya.

Kepada keluarga korban, sopir Alphard itu mengklaim sedang mengalami stres berat sehingga menyalurkan kemarahannya kepada Mulyadi.

"Saya tadi sempat bertanya juga, karena dia mengatakan sedang banyak pikiran, banyak masalah," kata Pras saat dihubungi melalui panggilan telepon, Selasa (18/8/2026).

Setelah video rekamannya menyebabkan gelombang dukungan masyarakat dan menyebar di media sosial, pengemudi mobil mewah itu akhirnya datang ke rumah Mulyadi untuk menyelesaikan perselisihan secara kekeluargaan.

Saat proses mediasi dan penyelesaian masalah tersebut, informasi disampaikan oleh Auditor Kepolisian Madya Tingkat II Itwasum Polri, Kombes Pol Manang Soebeti, melalui akun Instagram pribadinya, @manangsoebeti_official.

Pada pertemuan itu, pelaku menyampaikan permintaan maaf yang tulus sambil berjabat tangan dan memohon maaf secara langsung kepada Mulyadi.

   

"Maaf Pak atas kesalahan saya. Mohon jangan menyimpan dendam terhadap saya, Pak," kata pelaku di depan korban.

Selain menyampaikan permintaan maaf, pelaku juga menegaskan kemampuannya untuk menanggung seluruh biaya perbaikan sepeda motor milik korban yang rusak akibat terkena batu.

"Kerusakan motor akan saya ganti. Saya akan membawa atau nanti Bapak memperbaikinya sendiri, terserah saja, saya yang bertanggung jawab. Saya mohon maaf, mohon dimaklumi," katanya.

Pelaku menyampaikan bahwa niat baiknya mengunjungi rumah korban bertujuan untuk menyelesaikan masalah agar tidak berujung panjang.

"Jika saya tidak berniat meminta maaf, mengapa saya datang ke sini. Karena saya juga tidak ingin lingkungan saya terkena dampak dari saya," tutupnya.

(*)

Komentar

Tampilkan