NGAWI, Newsindonesia -- SMA Negeri 1 Ngrambe terus melakukan langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Sekolah tersebut menggelar In House Training (IHT) Penguatan Komunitas Kolaborasi Akademik dalam Merancang dan Mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam dan KKA yang Berpusat pada Murid sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya dalam penyusunan KSP berbasis Pembelajaran Mendalam dan pengembangan KKA di SMA Negeri 1 Ngrambe.
Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan penguatan mengenai strategi pembelajaran, penyusunan perangkat ajar, asesmen, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Rofiq Ali Muhsin, S.Pd., M.T., Kepala SMK Negeri 5 Madiun.
Ia memberikan materi terkait pengembangan perangkat ajar Pembelajaran Mendalam berbasis kecerdasan buatan (AI), kontekstualisasi dan integrasi Pembelajaran Mendalam dalam pembelajaran di kelas, integrasi KKA pada mata pelajaran, serta pembelajaran digital.
Dalam paparannya, Rofiq menekankan bahwa perubahan pendidikan membutuhkan guru yang terus belajar dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Pembelajaran yang berkualitas bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi bagaimana guru mampu menciptakan pengalaman belajar yang membuat murid berpikir, memahami, dan mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata,” ujar Rofiq.
Rofiq Ali Muhsin dikenal sebagai praktisi pendidikan yang aktif mendorong inovasi pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru.
Selain menjabat sebagai Kepala SMK Negeri 5 Madiun, ia juga aktif berbagi praktik baik terkait transformasi digital pendidikan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, pengembangan asesmen, serta peningkatan mutu sekolah.
Melalui kegiatan IHT ini, SMAN 1 Ngrambe menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif. Penguatan kompetensi guru diharapkan mampu berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas proses belajar mengajar dan prestasi peserta didik.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa SMAN 1 Ngrambe terus bergerak menghadirkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan murid di era perubahan. (Dik_ar)



