NGANJUK, Newsindonesia - SMA Negeri 2 Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Perangkat Ajar Pembelajaran Mendalam yang Inovatif untuk Memacu Kemampuan Literasi dan Numerasi Murid.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Juni 2026 tersebut diikuti seluruh guru dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai institusi pendidikan dan perguruan tinggi.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan pemerintah terkait Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ditambah Refleksi rapor pendidikan sebagai dasar peningkatan mutu sekolah, penguatan literasi dan numerasi dalam pembelajaran, hingga penyusunan media dan perencanaan pembelajaran mendalam yang inovatif.
Hari kedua diisi dengan materi pembelajaran diferensiasi serta pembelajaran aktif dan kolaboratif.
Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pembelajaran digital yang disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 5 Madiun, Rofiq Ali Muhsin.
Materi lain yang tidak kalah penting adalah pendampingan murid berbasis well-being dan kesehatan mental di sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Sementara itu, pada hari ketiga para guru mengikuti praktik penyusunan perangkat ajar, presentasi hasil kerja kelompok, sesi reviu, refleksi, serta penyusunan tindak lanjut sebagai implementasi hasil pelatihan.
Dengan terselenggaranya bimtek tersebut, SMAN 2 Nganjuk berharap kualitas pembelajaran di kelas semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan literasi, numerasi, serta keterampilan abad ke-21 yang lebih baik.
Langkah ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen SMAN 2 Nganjuk dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara optimal. (Dik_ar)



