Iklan

Penghancur Veda di Urutan 1, David Almansa Kena Getahnya Lagi Usai Kalah dari Murid Marc Marquez

Wednesday, July 1, 2026, 3:35 PM WIB Last Updated 2026-07-01T15:49:45Z

David Almansa mengakui kekalahan yang dialaminya saat bersaing cepat dengan Maximo Quiles dalam balapan Moto3 Belanda 2026 akhir pekan lalu.

Harapan untuk menghentikan Maximo Quiles dalam Moto3 Belanda 2026 yang diselenggarakan di Sirkuit Assen sepanjang akhir pekan lalu tidak tercapai oleh Almansa.

Penggawa IntactGP sebenarnya menjadi lawan terberat Quiles sejak sesi latihan bebas dengan catatan waktu yang cukup menantang.

Namun, Almansa mengakhiri aksinya dalam babak kualifikasi dengan meraih posisi ke-6.

Pemenang pertama Moto3 2026 ini harus mengakui keunggulan Quiles yang berhasil menjadi pembuka lomba atau memulai balapan dari posisi terdepan.

Meskipun memulai balapan dari barisan kedua dan di belakang bintang tim Aspar, Almansa langsung menunjukkan kemampuannya sejak awal lomba.

Pembalap Spanyol itu segera menonjol memperkaya persaingan di barisan depan bersama Quiles dan Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo.

Memasuki babak ketiga, tingkat persaingan di barisan depan semakin meningkat dengan hadirnya pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang memulai aksinya dari posisi ketujuh.

Pembalap dari Honda Team Asia tersebut perlahan menggoyang dominasi persaingan antara Quiles dan Almansa ketika Uriarte mulai mengurangi kecepatan balapnya.

Teror Veda benar-benar terlihat ketika dia mulai mengganggu pertandingan antara Almansa dan Quiles dalam upaya merebut posisi ke-2.

Tidak berhenti sampai di situ saja, bakat dari Gunungkidul, Yogyakarta ini sempat membuat keduanya terkejut dengan berada di posisi pertama meskipun momen tersebut tidak bertahan lama.

Perbuatan Almansa menghancurkan harapan Veda untuk tetap berada di posisi terdepan saat lomba memasuki putaran keenam.

Bersama Quiles, pemenang pertama Moto3 2026 tersebut tidak memberi kesempatan lagi bagi Veda yang akhirnya mengalami kecelakaan dan tidak melanjutkan perlombaan.

Pencarian Almansa terhadap murid Marc Marquez akhirnya juga tidak berhasil, dia harus puas berhenti di posisi kedua.

Quiles sendiri berhasil meraih kemenangan keenamnya musim ini, sementara posisi podium terakhir jatuh kepada rekan satu timnya, Marco Morelli.

Meskipun tidak berhasil menghalangi Quiles, Almansa merasa bahwa dirinya telah menunjukkan usaha yang baik melalui catatan waktu yang mengesankan selama kualifikasi.

"Kami memulai akhir pekan dengan sangat baik dan sepenuhnya fokus dalam mempersiapkan diri menghadapi balapan pada hari Minggu," ujar Almansa.

"Namun, kami mencatatkan waktu yang luar biasa dalam sesi kualifikasi 2 (Q2)," tambahnya, dilaporkan dari situs resmi IntactGP.

Selanjutnya, Almansa merasa puas dengan strateginya ketika berhasil mengambil posisi terdepan dari tangan Almansa, meskipun akhirnya belum membuahkan hasil yang memuaskan.

"Pada saat lomba dimulai, saya langsung berusaha menduduki posisi terdepan, rencana tersebut berhasil," kata Almansa.

Kemudian, saya tidak mengendarai motornya terlalu cepat, meskipun sempat berusaha menjauh, tetapi di tengah lomba, Maximo Quiles melewatiku.

Saya mengetahui dia memakai ban dengan kompon sedang, yang memungkinkannya untuk menginjak dengan kuat sejak saat itu.

Saya tetap berada di belakangnya dan sedikit lebih rileks, karena di sirkuit ini cukup mudah untuk mengikuti pembalap di depan.

Setelah itu, saya mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk lomba terakhir, tetapi saya membuat kesalahan kecil di sebuah belokan yang menyebabkan saya tidak bisa bersaing hingga garis finish.

Meskipun hasil akhirnya tidak memuaskan dan harus mengakui keunggulan Quiles, Almansa merasa telah menemukan pengalaman terbaik saat berada di atas motornya.

Ia berkomitmen untuk bangkit dan membawa timnya IntactGP meraih hasil yang baik dalam balapan kandang Moto3 Jerman 2026 yang akan diselenggarakan di Sachsenring pada 10-12 Juli mendatang.

"Meskipun demikian, saya sangat bahagia karena perasaan terhadap motor ini terasa sempurna dan saya merasa sangat nyaman bersama tim," ujar Almansa.

"Kami akan terus mempertahankan kinerja ini, khususnya dalam balapan kandang tim ini di Jerman mendatang, namun yang paling penting, terima kasih banyak atas segalanya," tambahnya.

Komentar

Tampilkan