
– Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengatakan timnya tidak lagi pantas disebut sebagai tim yang mengejutkan, tetapi sebagai pesaing gelar juara Piala Dunia 2026.
Pernyataan itu diungkapkannya setelah Maroko mengalahkan tuan rumah Kanada di babak 16 besar, Minggu (5/7/2026) WIB.
Di pertandingan tersebut, tim nasional yang memiliki julukan Singa Atlas berhasil mengalahkan The Canuks dengan skor 3-0.
Tiga gol kemenangan Maroko masing-masing dihasilkan melaluibraceAzzedine Ounahi (menit ke-50 dan ke-82) serta Soufiane Rahimi (menit ke-90+8).
Kemenangan melawan Kanada memungkinkan Achraf Hakimi dan rekan-rekannya melaju ke babak perempat final.
Keberhasilan mereka mencapai babak perempat final ini mengulangi prestasi yang telah diraih pada edisi sebelumnya.
Pada edisi sebelumnya, yaitu edisi 2022, tim dari Afrika Utara berhasil mencapai babak perempat final dan melanjutkan perjalanan hingga ke semifinal.
Keberhasilan di dua edisi terakhir membuat pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, menjadi percaya diri.
Tidak tanggung-tanggung, pelatih berusia 49 tahun tersebut menyatakan bahwa timnya merupakan kandidat kuat untuk memenangkan gelar juara Piala Dunia 2026.
"Kami tidak lagi menjadi kejutan, sekarang, ketika orang membicarakan Maroko, kami dianggap sebagai pesaing yang serius," kata Ouahbi, dilaporkan oleh AP.
Saya pikir ini hanya awal, dan saya berharap kami dapat terus menciptakan prestasi yang demikian.
"Kami ingin terus bergerak maju, dan kami tidak bermaksud berhenti," tambah pelatih yang lahir di Belgia itu.
Ouahbi juga mengulas jalannya pertandingan melawan Kanada, di mana ia menyangkal pernyataan pelatih lawan, Jesse Marsch.
Setelah pertandingan, pelatih asal Amerika Serikat menyatakan bahwa Kanada tampil lebih unggul dibandingkan Singa Atlas.
Menurut pandangan Ouahbi, Marsch terlalu berani membuat pernyataan itu ketika The Canuks kalah dengan skor 0-3.
"Apakah mereka bermain lebih baik? Sulit untuk mengatakan hal itu ketika kalah 3-0, ini adalah pernyataan yang berani," katanya.
Mereka berorganisasi dengan baik, namun menurut saya di babak kedua tidak ada perlawanan.
"Bagaimanapun, saya ragu banyak tim akan menang dengan skor demikian di babak 16 besar," ujar Ouahbi.
Setelah memastikan tiket ke babak perempat final, Maroko akan menghadapi Prancis yang baru saja meraih kemenangan 1-0 atas Paraguay.
Laga ini akan menjadi pertandingan ulangan antara dua tim yang sebelumnya bertemu di babak semifinal Piala Dunia 2022.
Pada saat itu, Atlas Lion kalah dengan skor 0-2 dan tidak berhasil menciptakan sejarah sebagai tim Afrika yang masuk ke babak final Piala Dunia.
Sekarang, Maroko berusaha mengalahkan Les Bleus dan menciptakan sejarah di Piala Dunia 2026.