Iklan

Jalur Menuju 16 Besar Piala Dunia: Brasil vs Norwegia, Prancis vs Paraguay, Maroko vs Kanada

Wednesday, July 1, 2026, 4:15 PM WIB Last Updated 2026-07-01T15:49:45Z
Ringkasan Berita:
  • Tujuh tim telah memastikan tempat mereka di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
  • Sembilan tim lainnya masih akan berpartisipasi dalam tiga hari mendatang.
  • Brasil menghadapi Norwegia, Prancis bertemu dengan Paraguay.
 

- Sampai Rabu (1/7/2026), tujuh tim telah memastikan tempat mereka di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Baru-baru ini, Meksiko, Norwegia, dan Prancis berhasil memperoleh tiket menuju babak delapan besar.

Tiga tim tersebut mengikuti empat tim lainnya, yaitu Kanada, Brasil, Paraguay, dan Maroko, yang sebelumnya telah memenuhi syarat lebih dahulu.

Norwegia berhasil mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada dini hari Rabu (1/7/2026).

Erling Haaland kembali menjadi pahlawan Norwegia dengan mencetak gol yang menentukan kemenangan pada menit akhir.

Norwegia akan menghadapi Brasil di babak 16 besar pada hari Senin (6 Juli 2026).

Pada hari yang sama, Prancis mengalahkan Swedia dengan skor 3-0 melalui gol Kylian Mbappe (45', 74') dan Bradley Barcola (53').

Pada babak 16 besar, Prancis akan menghadapi Paraguay pada hari Minggu (5 Juli 2026).

Di sisi lain, Meksiko mengakhiri perlawanan Ekuador dengan skor 2-0.

Meksiko, salah satu dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, kini sedang menantikan lawan yang akan ditentukan malam ini melalui pemenang pertandingan Inggris vs Kongo.

Sementara itu, tuan rumah Kanada telah dipastikan akan menghadapi Maroko pada hari Minggu (5 Juli 2026).

Masih tersisa sembilan pertandingan lagi di babak 32 besar yang dinantikan oleh para penggemar.

Kandidat Juara

Beberapa tim yang telah memastikan tempat mereka di babak 16 besar, seperti Brasil dan Portugal, diunggulkan menjadi pemenang Piala Dunia 2026.

Mantan pemain Persipas Pangkalpinang 92 dan PS Palembang, Kisnusa (49) menyatakan Brasil sebagai kandidat terkuat meraih gelar juara dunia dalam edisi ke-23 ini.

Menurutnya, Timnas memiliki keunggulan komposisi pemain yang berkualitas.

"Brasil memang diunggulkan karena memiliki tim yang kuat serta pelatih berpengalaman," kata Kisnusa saat diwawancarai setelah Brasil bermain imbang 1-1 melawan Maroko dalam fase grup C, Minggu (14/6/2026).

Kisnusa menyatakan bahwa susunan pemain Brasil perlu diwaspadai oleh tim-tim lawan.

Beberapa pemain terkenal termasuk Vinicius Junior (Real Madrid), Matheus Cunha (Manchester United), Alisson Becker (FC Liverpool) serta mantan bintang FC Barcelona yaitu Neymar.

Selain itu, kiper yang mengisi posisi tersebut adalah Alison Becker, penjaga gawang tangguh dari FC Liverpool, kemudian dua bek tengah yang tampil memperkuat klubnya dalam final Liga Champions 2026 yaitu Marquinhos (Paris Saint Germain) dan Gabriel Magalhaes (Arsenal).

Selain itu, status sebagai pemilik rekor juara Piala Dunia terbanyak dengan lima gelar juga perlu diwaspadai oleh negara-negara lawan.

"Kandidat final karena tim Brasil diisi oleh pemain-pemain hebat, serta strategi yang baik dari pelatih yang berpengalaman," ujar Kisnusa.

Sementara itu, pelatih berpengalaman dari Provinsi Bangka Belitung, Khailano yang akrab dipanggil Akhai, mengunggulkan Portugal sebagai kandidat juara.

Ia yakin Roberto Martinez mampu membawa gelar Piala Dunia 2026 ke Portugal.

"Jika favorit Portugal karena kualitas pemainnya merata, berarti seluruh pemain mereka bermain di berbagai liga Eropa. Termasuk Cristiano Ronaldo yang masih aktif bermain, maka Portugal diprediksi akan menang," kata Akhai.

Mengamati susunan pemain yang dibawa, terdapat beberapa nama besar yang juga menjadi pengambil keputusan dalam pertandingan klub masing-masing.

Di lini belakang terdapat Joao Cancelo (FC Barcelona), Nuno Mendes (Paris Saint Germain), Diogo Dalot (Manchester United) dan Ruben Dias (Manchester City) yang siap menghadapi serangan lawan.

Di lini tengah juga tidak kalah berkualitas dengan kehadiran Bruno Fernandes (Manchester United), Bernardo Silva (Real Madrid), serta dua pemain utama Paris Saint Germain yaitu Joao Neves dan Vitinha.

Sementara di lini depan terdapat pemain yang telah meraih penghargaan Ballon d'Or sebanyak lima kali, yaitu Cristiano Ronaldo, yang akan bertindak sebagai penyerang utama bagi tim yang dikenal dengan julukan A Seleção.

"Prediksi mungkin saja, di empat besar tersebut satu dari Amerika, bisa jadi tiga dari Eropa. Argentina salah satu yang mungkin, tetapi peluangnya juga cukup berat. Tentu saja Portugal memiliki kesempatan, dalam meraih trofi pada tahun ini," katanya.

Pelatih SSB Tunas Depati Amir Pangkalpinang mengungkapkan bahwa meskipun masa terbaik Cristiano Ronaldo telah berlalu, pemain dengan nomor punggung tujuh ini tetap diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi tim nasional Portugal.

"Walaupun tenaganya telah menurun, tetapi kepemimpinannya mampu meningkatkan semangat rekan-rekannya. Jika ada Ronaldo, semangatnya dan saya perhatikan masih luar biasa dia bermain dalam ukuran bintang-bintang seumurnya," katanya.

Selain itu, kehadiran gelandang serang Bruno Fernandes yang tampil luar biasa setelah memecahkan rekor assist terbanyak di Liga Inggris dengan 21 assist juga diharapkan menjadi momentum bagi Portugal untuk meraih trofi paling prestisius tersebut.

"Bruno Fernandes menjadi pemain dengan assist terbanyak dalam sejarah Liga Inggris, lalu jika dilihat di Piala Dunia saat ini Portugal lebih berkembang dibandingkan sebelumnya. Artinya ada harapan Portugal akan menjadi juara, jika lawan terdekatnya adalah Prancis," ujar Akhai.

Jagokan Argentina

Berbeda dengan Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Pangkalpinang, Henry Sujono yang lebih menginginkan tim juara bertahan Argentina menjadi kandidat untuk memenangkan trofi Piala Dunia 2026.

Henry Sujono meninjau susunan pemain yang sebagian besar tetap sama dibandingkan saat Argentina memenangkan Piala Dunia 2022.

"Alasan mereka memiliki pemain dengan kemampuan yang bagus saat ini, jika dibandingkan dengan Brasil yang saat ini sedang mengalami penurunan," kata Henry Sujono.

Beberapa pemain yang berhasil mengalahkan Francis dalam final 2022 lalu, seperti kiper Emiliano Martinez, lini belakang yang terdiri dari Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico, Cristian Romero, dan Nicolas Otamendi, akan tetap menjadi benteng kuat dalam edisi kali ini.

Di lini tengah juga hampir serupa, yaitu Leandro Parades, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Alister, serta gelandang utama Chelsea Enzo Fernandez dipastikan akan mengendalikan jalannya pertandingan demi meraih kemenangan.

Namun di lini depan terdapat beberapa nama besar yang kini tidak dibawa oleh pelatih Lionel Scaloni, dalam upaya mempertahankan gelar juara Piala Dunia.

Pemain berpengalaman Angel Di Maria tidak lagi dibawa setelah memutuskan pensiun dari Tim Nasional, sementara pencetak gol penalti dalam Final Piala Dunia 2022, Paulo Dybala, juga tidak hadir dalam skuad kali ini.

"Jika Argentina memiliki banyak pemain hebat, bukan hanya bagus tetapi keunggulan Argentina adalah kohesi tim atau para pemainnya. Kekompakan para pemain ini menjadi kekuatan utama Argentina, seperti yang kita lihat dalam Piala Dunia 2022 lalu," katanya.

Membicarakan kohesi tim, Henry Sujono menyatakan peran kapten Lionel Messi mampu memenuhi tanggung jawab sebagai pemain sekaligus pemimpin di lapangan.

"Nama besar Messi menjadi perbedaan bagi Argentina, aura Messi mampu membangkitkan semangat tim," katanya.

Dengan pengalaman, posisi, dan susunan pemain, Henry yakin Argentina memiliki kesempatan untuk mengulangi keberhasilan mereka dalam Piala Dunia Qatar 2022.

"Bersemangat, tetapi bola itu bulat dan segala sesuatu bisa terjadi. Semua negara memiliki kekuatan yang setara, termasuk Spanyol yang juga memiliki peluang," ujar Henry Sujono.

Pertandingan 32 Besar Berikutnya

  • Inggris melawan Republik Kongo (Rabu, 1 Juli 2026 pukul 23.00 WIB)
  • Belgia melawan Senegal (Kamis, 2 Juli 2026: 03.00 WIB)
  • Amerika Serikat melawan Bosnia Herzegovina (Kamis, 2 Juli 2026: 07.00 WIB)
  • Spanyol menghadapi Austria (Jumat 3 Juli, kick-off pukul 02.00 WIB)
  • Portugal vs Kroasia (Jumat 3 Juli, kick off pukul 06.00 WIB)
  • Swiss melawan Aljazair (Jumat 3 Juli, kick-off pukul 10.00 WIB)
  • Australia vs Mesir (Sabtu 4 Juli Pukul 01.00 WIB)
  • Argentina vs Kepulauan Cape Verde (Sabtu 4 Juli Pukul 05.00 WIB)
  • Kolombia vs Ghana (Sabtu 4 Juli Pukul 08.30 WIB)

Jadwal 16 Besar

  • Kanada vs Maroko (Minggu 5 Juli Pukul 00.00 WIB)
  • Paraguay vs Prancis (Minggu, 5 Juli Pukul 04.00 WIB)
  • Brasil vs Norwegia (Senin, 6 Juli Pukul 03.00 WIB)
  • 13 tim lainnya akan mengikuti.

(/Fifa.com/Rizky Irianda Pahlevi)

Komentar

Tampilkan