Iklan

Ramos Horta Dorong ASEAN Kuatkan Peran Perdamaian, Presiden Timor Leste Soroti Konflik Myanmar

Monday, June 8, 2026, 6:53 PM WIB Last Updated 2026-06-08T00:32:39Z

JawaPos.com - Presiden Timor Leste José Ramos Horta berharap ASEAN memainkan peran yang lebih signifikan dalam menjaga perdamaian wilayah, khususnya untuk membantu menyelesaikan konflik di Myanmar. Sebagai anggota paling muda ASEAN, Timor Leste juga mendorong organisasi regional ini menjadi kekuatan yang mampu menjaga stabilitas dan kemakmuran bersama.

Harapan besar terhadap ASEAN disampaikan oleh Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta. Timor Leste secara resmi diakui sebagai anggota ke-11 ASEAN pada 26 Oktober 2025 lalu. Ramos menyatakan bahwa banyak tokoh perdamaian yang lebih memahami tentang ASEAN. Salah satu yang disebut adalah Jusuf Kalla.

"Jika mereka belum menemukan cara yang baik untuk mencapai perdamaian di Myanmar, izinkan saya menjelaskan mengenai surga (kedamaian)," kata Ramos dalam pernyataannya (4/6).

Ia menyampaikan bahwa ia tidak memahami konsep mencapai surga atau perdamaian dalam kalangan umat Islam, Buddha, maupun Hindu. Sebagai seorang Katolik yang taat, baginya menuju surga bagi umat Katolik tergolong mudah.

"Berdoa setiap hari saja sudah cukup. Jika melakukan dosa, segera pergi kepada imam untuk memohon pengampunan," katanya yang direspons dengan antusias oleh peserta diskusi.

Beberapa kali Ramos mengeluarkan lelucon. Salah satunya ia menyampaikan, karena begitu banyaknya agama di ASEAN sehingga membuat sulit menciptakan surga atau perdamaian di dunia. "Tapi saya harus katakan, ini hanya bercanda," katanya sambil tersenyum.

Ramos menegaskan bahwa mewujudkan perdamaian di ASEAN memang penuh tantangan. Tidak mudah. Karena meskipun hanya terdiri dari sebelas negara, agama yang dipeluk oleh masyarakat ASEAN sangat beragam. Begitu pula dengan etnis atau budayanya. Oleh karena itu, diperlukan usaha yang hati-hati dalam menghadapi konflik. Terutama yang berkaitan dengan agama atau etnis.

Sebaliknya, Ramos menyampaikan bahwa keragaman latar belakang masyarakat ASEAN juga harus menjadi kekuatan. Ia bahkan berharap ASEAN bisa sekuat Uni Eropa. ASEAN perlu mampu mewujudkan perdamaian dunia, meskipun masih ada ketegangan atau konflik yang terjadi di beberapa negara.

Ia menegaskan ketidaksetujuannya terhadap konsep blokade atau sanksi ekonomi sebagai bentuk tindakan. "Karena itu seperti memukul kuda yang sedang dalam kondisi kritis," tegasnya. Ramos menyatakan bahwa sanksi diplomatik, seperti tidak diundang dalam forum KTT, sudah cukup.

Pada kesempatan tersebut, Ramos juga menyampaikan pendapatnya mengenai ekonomi. Ia menyatakan bahwa ASEAN perlu mampu menciptakan perdagangan yang adil bagi seluruh anggotanya. Selain itu, perlu memastikan pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah anggota. Agar semua negara di bawah naungan ASEAN dapat menuju kemakmuran secara bersama-sama.

Komentar

Tampilkan