Iklan

Mengapa Berang-berang Laut Suka Membungkus Diri dengan Alga?

Monday, June 8, 2026, 7:03 PM WIB Last Updated 2026-06-08T00:32:39Z

Jika kamu pernah melihat foto atau video berang-berang laut yang terapung sambil memeluk tubuhnya dengan alga, mungkin kamu mengira mereka hanya sedang bermain. Faktanya, kebiasaan ini memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup mereka.

Di perairan dingin Samudra Pasifik Utara, hewan berang-berang laut (sea otter) menghabiskan sebagian besar waktunya di atas permukaan air. Karena tidak memiliki tempat tinggal tetap seperti hewan mamalia lainnya, mereka harus mencari cara cerdas untuk tetap aman saat beristirahat. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan memanfaatkan rumput laut besar atau kelp sebagai tali pengaman alami. Selanjutnya, mengapa berang-berang laut senang membungkus tubuhnya dengan kelp?

1. Untuk mencegah terjatuh saat sedang tidur

Alasan utama berang-berang laut membungkus tubuhnya dengan alga adalah untuk menghindari terbawa oleh arus laut. Alga tumbuh menempel kuat di dasar laut melalui struktur mirip akar yang disebutholdfastSaat berang-berang membelitkan lembaran alga laut ke tubuhnya, mereka seolah-olah mengikat diri pada sebuah jangkar alami. Dengan demikian, mereka dapat tidur atau beristirahat tanpa khawatir terbawa jauh dari area tempat mereka mencari makan.

Cara ini juga membantu mereka menghemat energi. Jika terus berenang melawan arus, berang-berang akan menghabiskan banyak tenaga yang seharusnya digunakan untuk mencari makanan atau menjaga suhu tubuh.

2. Membantu orang tua dalam menjaga anaknya

Kebiasaan membungkus tubuh dengan alga tidak hanya dilakukan oleh berang-berang dewasa. Ibu berang-berang juga kerap memanfaatkan alga untuk melindungi anak-anaknya agar tetap aman.

Berbeda dari sebagian besar hewan mamalia lainnya, berang-berang laut melahirkan di bawah air. Anak berang-berang yang baru lahir belum mampu berenang dengan baik dan sangat membutuhkan perawatan induknya selama beberapa bulan pertama kehidupannya.

Ketika induknya pergi menyelam mencari makanan, ia akan terlebih dahulu membungkus anaknya dengan alga. Metode ini membantu menghindarkan anak berang-berang dari terbawa arus saat ditinggal sementara. Dapat dikatakan, alga berfungsi sebagai sabuk pengaman alami yang memastikan bayi berang-berang tetap berada di lokasi yang aman.

3. Menyediakan perlindungan terhadap pemangsa

Hutan kelp tidak hanya berperan sebagai tempat bersarang, tetapi juga sebagai benteng perlindungan. Rumpun kelp yang padat bisa menghambat gerak predator seperti hiu. Saat anak berang-berang berada di antara helai kelp yang tebal, predator akan kesulitan mendekat atau menyerangnya. Oleh karena itu, melingkupi diri dengan kelp bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga strategi bertahan hidup yang efisien.

4. Membantu memastikan kelompok tetap berada bersama-sama

Hewan laut yang dikenal ramah ini sering berkumpul dalam kelompok yang disebut raft saat sedang beristirahat.

Di dalam kelompok ini, beberapa berang-berang terlihat saling menggenggam tangan agar tidak terpisah oleh arus. Selain itu, mereka juga memanfaatkan alga laut sebagai tambahan untuk memastikan seluruh kelompok tetap berada di wilayah yang sama. Kebiasaan ini membantu mereka tetap dekat dengan sumber makanan serta mempermudah komunikasi sosial antar anggota kelompok.

5. Sebagai metode pembelajaran untuk anak berang-berang

Anak berang-berang mempelajari banyak hal dengan mengamati tindakan induknya, termasuk teknik penggunaan alga. Sejak kecil mereka sudah terbiasa merasakan dan menyaksikan bagaimana alga digunakan sebagai tempat beristirahat yang aman. Pengalaman ini membantu mereka memahami keterampilan penting yang akan diperlukan ketika mereka dewasa. Dengan kata lain, kebiasaan melilitkan diri dengan alga juga merupakan bagian dari proses pembelajaran alami.

6. Menunjukkan keterkaitan kuat dengan ekosistem laut

Menariknya, hubungan antara berang-berang laut dan hutan kelp bersifat saling menguntungkan. Berang-berang menggunakan kelp sebagai tempat bersembunyi dan bersantai. Di sisi lain, mereka berperan dalam menjaga kebugaran hutan kelp dengan memburu bulu babi laut atausea urchin, salah satu pengonsumsi utama alga hitam.

Jika jumlah berang-berang menurun secara signifikan, populasi bulu babi laut dapat meningkat tanpa batas. Akibatnya, hutan kelp bisa mengalami kerusakan karena dimakan secara berlebihan. Oleh karena peran pentingnya, berang-berang laut sering disebut sebagai spesies kunci, yakni makhluk yang memengaruhi keseimbangan ekosistem secara besar.

Jadi, pada kesempatan berikutnya ketika melihat foto berang-berang laut yang terapung sambil dibungkus alga, ingatlah bahwa mereka tidak sedang bersantai. Mereka sedang memanfaatkan salah satu strategi paling cerdas yang diciptakan alam untuk bertahan hidup di lautan yang dingin dan memiliki arus yang kuat.

Referensi

Hewan di Seluruh Dunia. Diakses pada Mei 2026. Mengapa Otter Laut Memiliki Kebiasaan Lucu dengan Membungkus Diri dengan Alga

Audubon. Diakses pada Mei 2026. Sebuah Proyek Ilmu Pengetahuan Tak Terduga Mengungkap Betapa Pentingnya Lumba-Lumba Laut bagi Hutan Alga

Generasi Laut. Diakses pada Mei 2026. Bagaimana Otter Laut Membuat Diri Mereka Nyaman di Hutan Rumput Laut?

Satu Bumi. Diakses pada Mei 2026. Spesies Kunci dari Ekosistem Laut mereka

Pengetahuan tentang Reptil. Diakses pada Mei 2026. Mengapa Otter Laut Membungkus Diri dengan Alga?

Komentar

Tampilkan