Iklan

Pengacara Bantu Psikolog Korban KDRT Evan Marvino

Friday, June 19, 2026, 5:57 PM WIB Last Updated 2026-06-19T00:49:36Z
 

Uffri Datun Nitami atau Tami mengalami luka batin yang cukup dalam setelah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hal ini dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya setelah Tami datang menemuinya untuk berdiskusi dan menceritakan kejadian yang dialaminya.

Khawatir akan kondisi kesehatan mentalnya, Ana Sofya Yuking sebagai pengacara mengatur psikolog untuk menangani trauma psikologis yang dialami Uffri Datun Nitami setelah menjadi korban KDRT dari suaminya.

Kami memiliki mitra psikolog, kami merekomendasikan agar dapat membantu pulih secara lebih cepat. Tidak mudah bagi perempuan menghadapi peristiwa-peristiwa menyakitkan dalam rumah tangganya," kata Ana Sofya Yuking di kawasan Jakarta Selatan.

Ia mengakui bahwa Tami tidak hanya sekali mengalami dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh suaminya, aktor Evan Marvino. Kekerasan tersebut diduga terjadi berulang kali.

"Ia sangat terpuruk, sedih, dan bingung seperti korban-korban lainnya. Pasti ada perasaan marah, pasti ada perasaan sedih," kata Ana Sofya Yuking.

Ia juga menyebutkan, keberanian Uffri Datun Nitami mengungkap kasus KDRT yang dialaminya kepada publik melalui media sosial merupakan puncak dari kemarahan dan kekecewaannya terhadap Evan Marvino.

"Jika seorang istri sampai menyampaikan secara terbuka bahwa terjadi kekerasan dalam rumah tangga di dalam rumahnya, itu pasti bukan hal yang baru terjadi. Klien kami rata-rata sudah mengalami hal tersebut selama beberapa bulan, bahkan bertahun-tahun, dan terjadi berulang," katanya.

Menurutnya, kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi berulang biasanya semakin memburuk. Mulai dari kasus yang ringan, lalu berkembang menjadi tindakan yang lebih parah.

"Pertama kali hanya sedikit cubitan atau tamparan, memukul tangan, menampar kepala, wajah, bahkan bisa mendorong ke dinding dan berbagai cara lain," katanya.

Komentar

Tampilkan