
Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya membantah tuduhan mengenai berbagai kunjungan PresidenPrabowo Subiantopergi ke luar negeri sebagai upaya agar terlihat perkasa di mata orang lain. Bagi Teddy, kunjungan resmi Prabowo merupakan bentuk diplomasi proaktif yang menghasilkan berbagai hasil nyata.
Pernyataan Teddy menjawab kritik yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengenai kunjungan luar negeri Presiden Prabowo. "Sangat salah jika dikatakan hanya sekadar seremonial belaka. Kita harus melihat apa yang telah dicapai dalam 1,5 tahun terakhir ini," ujar Teddy melalui pernyataan video, Senin, 1 Juni 2026.
Ia juga menjelaskan beberapa hasil diplomasi Prabowo selama lebih dari 19 bulan menjabat sebagai presiden. Pertama, Teddy menyebutkan keanggotaan Indonesia dalam kelompok negara BRICS. BRICS adalah kumpulan negara berkembang utama yang berperan sebagai wadah kerja sama ekonomi, politik, dan keamanan. Awalnya, BRICS terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan. Namun seiring waktu, anggotanya semakin bertambah mencakup Arab Saudi, Mesir, Etiopia, Iran, Uni Emirat Arab, hingga Indonesia.
Teddy mengatakan, keanggotaan BRICS memberikan manfaat di tengah ketidakpastian global, yaitu menjaga stabilitas pasokan energi dan makanan."Saat ini, dalam tengah konflik krisis dunia, kondisi negara terjaga. Persediaan bahan bakar minyak aman, harga BBM bersubsidi tidak meningkat. Persediaan pangan aman," tegas Teddy.
Kemudian, Teddy menyebutkan kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa yang memberikan tarif nol persen untuk berbagai produk Indonesia. Menurut Teddy, perjanjian ini telah diproses selama belasan tahun, tetapi baru tercapai pada masa pemerintahan Prabowo. "Tarif nol persen di Uni Eropa mencakup 25 negara. Dan ini adalah perjanjian yang sudah dikelola selama bertahun-tahun, tapi kapan tercapai? Ya, pada masa Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu," katanya.
Ketiga, Teddy menyebutkan adanya aliran investasi sekitar Rp 2.430 triliun yang masuk ke Indonesia dalam jangka waktu 1,5 tahun terakhir. Teddy mengatakan data tersebut didasarkan pada laporan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Selain itu, Teddy menyebutkan bahwa kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan pada akhir Maret hingga awal April 2026 memberikan komitmen investasi tambahan sekitar Rp 575 triliun.
Keempat, dalam bidang pertahanan, Teddy menyatakan bahwa Indonesia kini memiliki peralatan pertahanan yang lebih tangguh berkat kerja sama dengan Prancis, Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Inggris, serta negara-negara Eropa lainnya.
Selanjutnya, Teddy juga menyampaikan pendapatnya mengenai penyelenggaraan ibadah haji selama Prabowo menjabat. Teddy menyatakan bahwa penyelenggaraan haji pada tahun 2025 dan 2026 berjalan dengan baik. "Indonesia adalah satu-satunya negara yang memiliki perkampungan haji di Arab Saudi. Dan pihak Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara memiliki lahan di sana untuk digunakan oleh jemaah haji," ujar mantan asisten ajudan Presiden ke-7 Joko Widodo ini.
Teddy kemudian menyebutkan hasil kunjungan resmi Prabowo yang keenam. Menurutnya, Prabowo secara aktif mendukung kemerdekaan Palestina.
Bentuk bantuan tersebut termasuk pengiriman logistik melalui jalur udara. "Tidak semua negara mampu melakukan hal itu. Mengapa? Karena diperlukan diplomasi dengan negara-negara yang wilayah udaranya dilewati oleh pesawat," kata Teddy.
Kemudian, bentuk bantuan lainnya yaitu pengiriman kapal rumah sakit, hingga pemberian beasiswa kepada anak-anak Palestina agar bisa bersekolah di Indonesia.
Terakhir, Teddy menyatakan bahwa Indonesia mampu membebaskan warga negara Indonesia yang pernah ditahan oleh militer Israel di perairan internasional. Menurut Teddy, berkat diplomasi yang dilakukan Menteri Luar Negeri Sugiono serta tim Kementerian Luar Negeri, para WNI dapat dibebaskan dan kembali ke Tanah Air dalam beberapa hari.
Menutup pernyataannya, Teddy menyatakan pemerintah memberi kesempatan untuk menerima berbagai masukan. "Namun jangan sampai kita mengaburkan fakta mengenai semua pencapaian yang telah kita raih," tegas Teddy.