Iklan

Kritik pedas terhadap harga tiket final Piala Dunia 2026 yang mencapai ratusan juta rupiah

Tuesday, May 12, 2026, 4:29 AM WIB Last Updated 2026-05-12T14:08:14Z

FIFA menjadi perhatian setelah meningkatkan harga tiket terbaik untuk laga final Piala Dunia 2026 hingga tiga kali lipat.

Dilaporkan oleh situs The Guardian pada hari Minggu (10/5), tiket kategori premium untuk pertandingan final yang akan digelar pada 19 Juli di Stadion MetLife, New Jersey, kini dijual sekitar Rp540 juta.

Kebijakan ini menimbulkan kritik dan kekhawatiran dari beberapa anggota politik Amerika Serikat mengenai kejelasan proses penjualan tiket.

Sebelumnya, tiket dengan kategori paling tinggi untuk laga final Piala Dunia dijual sekitar Rp180 juta. Kenaikan yang signifikan ini menyebabkan harga tiket final Piala Dunia 2026 jauh lebih mahal dibandingkan edisi sebelumnya di Qatar 2022, di mana tiket termahalnya mencapai sekitar Rp26 juta. FIFA menggambarkan kategori premium ini sebagai tempat duduk terbaik dengan akses khusus di dalam stadion.

Ketua FIFA, Gianni Infantino, membela keputusan kenaikan harga tiket dengan alasan mengikuti sistem pasar hiburan yang berlaku di Amerika Serikat.

Menurut Infantino, harga yang tinggi diperlukan agar sesuai dengan nilai pasar serta mencegah praktik penjualan ulang dengan harga yang jauh lebih mahal. Infantino juga menganggap bahwa harga tiket pertandingan besar di Amerika Serikat memang cenderung lebih mahal dibandingkan banyak negara lain.

Meskipun demikian, beberapa politisi di Amerika Serikat menyampaikan kekhawatiran terkait cara penjualan tiket FIFA. Dua anggota kongres dari New Jersey meminta penjelasan resmi mengenai sistem harga yang berfluktuasi, ketersediaan tiket, serta dugaan pembatasan stok untuk mengontrol permintaan pasar. Mereka menganggap proses penjualan tiket saat ini bisa menimbulkan kebingungan dan merugikan para penggemar sepak bola.

Di pasar resmi penjualan kembali tiket FIFA, harga tiket final tercatat sangat tinggi. Beberapa tiket dijual kembali dengan kisaran harga sekitar Rp147 juta hingga melebihi Rp188 miliar untuk kategori tertentu. FIFA mengatakan tidak mengatur harga jual kembali, meskipun tetap membebankan biaya transaksi kepada pembeli dan penjual tiket.

Kritik terkait harga tiket ini memperumit tantangan yang dihadapi FIFA menjelang penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Banyak penggemar menyatakan kekecewaan mereka karena kesulitan mendapatkan tiket dengan harga yang dinilai wajar. Di sisi lain, FIFA tetap mempertahankan kebijakan ini dengan alasan menyesuaikan permintaan pasar serta nilai komersial ajang sepak bola terbesar di dunia.

Komentar

Tampilkan