Iklan

Khawatir Dana Tak Cair, Pemilik Dapur MBG Kalsel Enggan Beli Bahan Masak

Thursday, June 11, 2026, 12:27 PM WIB Last Updated 2026-06-11T00:12:25Z
Khawatir Dana Tak Cair, Pemilik Dapur MBG Kalsel Enggan Beli Bahan Masak
Ringkasan Berita:
  • Beberapa SPPG atau dapur MBG di Kalimantan Selatan sempat menghentikan kegiatan akibat dana operasional belum cair.
  • Di Kabupaten Banjar, dari sekitar 22 hingga 27 dapur MBG yang beroperasi, hanya sebagian kecil saja yang mendapatkan pencairan dana.
  • Pemilik dapur MBG enggan membeli bahan masak karena dana belum cair.

Beberapa Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Selatan (Kalsel) pernah menghentikan aktivitasnya karena dana operasional belum cair.

Data tersebut diperoleh BPost dari beberapa mitra pengelola dapur MBG di Kalsel yang mengatakan masih menunggu cairnya dana.

Seorang pemilik dapur MBG di Kabupaten Banjar yang menginginkan identitasnya tidak diketahui mengakui bahwa banyak mitranya saat ini merasa cemas tentang kelangsungan operasional dapur.

"Ini teman-teman mitra sedang merasa cemas. Tapi kami semua tidak ada yang berani menyampaikan pendapat," katanya kepada BPost, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, dari sekitar 22 hingga 27 dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Banjar, hanya sebagian kecil yang dikatakan telah menerima pencairan dana.

"Informasinya di Kabupaten Banjar hanya ada tujuh dapur yang cair. Itu pun pada hari Jumat. Katanya ada tambahan yang cair pada hari Senin, tetapi saya tidak tahu secara pasti jumlahnya," katanya.

Ia mengakui sebenarnya masih ingin membeli bahan makanan untuk kebutuhan dapur. Namun, ketidakpastian dalam pencairan dana membuat beberapa mitra memutuskan untuk menunggu.

"Sebenarnya ingin membeli bahan-bahannya terlebih dahulu, tapi khawatir jika dana tidak cair," katanya.

Namun, Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Banjar, Shinta Aulia Armeynda mengatakan tidak ada yang berhenti karena arus kas tidak lancar. "Jadi hingga saat ini semua SPPG yang ada masih beroperasi," ujar Shinta.

Shinta menjelaskan, saat ini terdapat 39 yang beroperasi dengan jangkauan sekitar 51,4 persen dari seluruh penerima manfaat yang ditargetkan, dengan jumlah total peserta didik mencapai 70 ribu orang.

Pemilik salah satu dapur MBG di Banjarmasin mengungkapkan bahwa penangguhan SPPG juga dialaminya. Ia mengakui hingga saat ini dana operasional untuk dapurnya belum cair. “Belum,” ujarnya singkat ketika ditanya tentang pencairan dana tersebut.

Bila ditanya apakah operasional dapur dihentikan sementara, ia mengonfirmasi hal tersebut.

"Ya, dihentikan. Dana belum masuk," katanya.

Korwil SPPG Banjarmasin, Cahyadi, memastikan pencairan dana kembali berjalan. “Aman bang, dana sudah mulai masuk kembali,” katanya melalui pesan WA.

Di sisi lain, hingga malam Selasa, Koordinator MBG Kalimantan, Adi, serta Korwil SPPG Kalsel, Siti Fatimah, belum memberikan respons terhadap pertanyaan yang diajukan BPost mengenai pencairan dana dan aktivitas dapur MBG di wilayah tersebut.

Di sisi lain, pengawasan BPost tidak menunjukkan bahwa seluruh dapur MBG berhenti beroperasi. Salah satu SPPG di wilayah Banjarmasin Tengah masih terlihat berjalan normal. Beberapa karyawan tampak melakukan pekerjaan mereka dan kendaraan box distribusi MBG terlihat masuk dan keluar dari area dapur. Pemberian makanan bergizi gratis ke sekolah-sekolah juga masih dilakukan di beberapa tempat.

Kepala SMPN 15 Banjarbaru, Herry Tryman, menyatakan bahwa sekolahnya masih menerima pendistribusian MBG dari SPPG Guntung Manggis 2. "Di sekolah kami, SPPG-nya berasal dari Guntung Manggis 2 dan tetap diberikan," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala SMAN 5 Banjarmasin, Mukhlis Takwin. "Ya, hari ini ada MBG," katanya.

Terpisah, terkait dana operasional, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyampaikan bahwa dana operasional untuk dapur MBG telah cair sejak Jumat (5/6) pekan lalu. "Ada bagian dari hoaks, ada bagian dari, semuanya sudah cair sejak Jumat. Yang 27.877 tadi itu, sudah masuk dan sudah beroperasi," ujar Nanik, di Kompleks Istana, Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Nanik, sebagian dana SPPG telah cair. Beberapa SPPG lainnya akan menerima dana hari ini (kemarin, Red), dengan total nasional sebesar Rp 5 triliun.(kompas.com/sul/lis)

Komentar

Tampilkan