Iklan

Kala RI 1 Tiba-Tiba Mampir ke Posad Miangas

Tuesday, May 12, 2026, 3:39 AM WIB Last Updated 2026-05-12T12:23:17Z

.CO.ID, MIANGAS -- Presiden RI tiba-tiba memerintahkan mobil Maung yang mengangkutnya untuk berhenti saat sedang dalam perjalanan menuju tempat kunjungan kerjanya di Pulau Miangas, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Ia tiba-tiba berhenti guna bertemu dengan prajurit-prajurit TNI yang sedang bertugas di Pos TNI Angkatan Darat (Posad) Miangas.

Dalam rangkaian perjalanan dinas (kunker) RI 1 ke Pulau Miangas, sebenarnya tidak ada rencana resmi untuk mengunjungi Posad Miangas. Meskipun demikian, saat mobil presiden melewati area tersebut, dua anggota militer yang sedang bertugas langsung memberikan hormat. Ketika melihat hal itu, Presiden RI memerintahkan kendaraannya untuk berhenti.

Ia kemudian turun dan mendekati dua anggota militer yang sedang bertugas di Posad Miangas saat itu. Presiden RI selanjutnya menyapa kedua prajurit tersebut, yaitu Sersan Dua (Serda) Alan Mandibo dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 19/Yudha Karya Nyata dan Prajurit Kepala Armoko dari Komando Resor Militer (Korem) 131/Santiago.

Keduanya telah bertugas di Pulau Miangas selama 11 bulan, menjaga wilayah paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina. Serda Alan Mandibo merasa bahagia dapat berkomunikasi langsung dengan Prabowo.

"Kami merasa bangga bisa berbicara langsung dengan Bapak, sebagai seorang prajurit. Karena ini pertama kalinya kami bertemu dengan Bapak secara langsung, menyapa, berjabat tangan, serta berdiskusi singkat, bahkan menunjukkan barak atau pos kami," ujar Alan dalam pernyataan resmi Sekretariat Presiden.

Berdasarkan beberapa foto yang dipublikasikan oleh Sekretariat Presiden, Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI meninjau langsung keadaan markas Posad Miangas. Prabowo juga mengamati rencana aktivitas serta laporan aktivitas prajurit TNI AD di Miangas, yang merupakan bagian dari Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pam Puter).

Sementara itu, Prabowo secara langsung mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada hari Sabtu. Kunjungan tersebut menjadi tindakan nyata pemerintah dalam menyediakan ekosistem perikanan yang tidak hanya memperkuat produktivitas nelayan, tetapi juga meningkatkan nilai tambah dari hasil laut.

Pada kunjungan tersebut, Prabowo mengunjungi berbagai fasilitas yang disiapkan di area seluas 3.895 meter persegi guna mendukung kegiatan para nelayan serta jalur distribusi hasil perikanan dari hulu sampai hilir. Ketika tiba di lokasi, Prabowo melihat panel display, beberapa fasilitas, serta berdialog dengan para nelayan.

Pada kesempatan itu, Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan para nelayan melalui penyediaan fasilitas pendukung yang terpadu. Ia menilai, berbagai infrastruktur yang telah dibangun, mulai dari pabrik es hingga gudang pendingin, menjadi dasar penting untuk meningkatkan produktivitas dan nilai hasil tangkapan nelayan.

Tujuan kita memang untuk memberdayakan seluruh nelayan di Indonesia. Kita berharap kehidupan semua nelayan di Tanah Air menjadi lebih baik. Pendapatan mereka harus meningkat karena para nelayan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bangsa kita," kata Prabowo.

Komentar

Tampilkan