Iklan

Jadwal kepulangan jemaah haji Gorontalo kloter 28 dan 30 resmi ditetapkan

Tuesday, June 2, 2026, 6:30 AM WIB Last Updated 2026-06-02T12:41:05Z
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah mulai mengatur proses pengembalian jemaah haji dari Gorontalo yang telah menyelesaikan ibadah haji di Tanah Suci.
  • Sebelum keberangkatan tersebut, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo mulai melakukan koordinasi.
  • Koordinasi dilakukan antar instansi guna memastikan proses pengembalian berjalan dengan baik.
 

, Gorontalo --Pengembalian jemaah haji dari Gorontalo mulai mendapatkan kejelasan. Sebanyak 611 jemaah yang tergabung dalam Kloter 28 dan Kloter 30 akan kembali ke Indonesia.

Kepala Divisi Pelayanan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Gorontalo, Syafwan Akie, menyatakan bahwa jadwal pemulangan jemaah telah ditentukan.

Ia mengatakan, saat ini berbagai persiapan mulai dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Syafwan menjelaskan, saat ini seluruh jamaah dari Gorontalo telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Jamaah juga telah kembali ke hotel masing-masing dan mempersiapkan diri untuk menjalani tahapan ibadah berikutnya, termasuk tawaf ifadah.

Berdasarkan laporan yang diterima dari setiap ketua kloter, keadaan jemaah secara keseluruhan dalam kondisi baik.

Bahkan, seorang jemaah yang sebelumnya memerlukan perawatan medis saat berada di Mina kini telah pulih dan kembali bergabung dengan rombongan.

Saat para jemaah akan kembali, PPIH Provinsi Gorontalo mulai melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang relevan.

Salah satu tindakan yang dilakukan adalah mengadakan rapat koordinasi lintas sektor yang direncanakan berlangsung pada 3 Juni 2026 di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Menurut Syafwan, pertemuan tersebut akan melibatkan beberapa lembaga yang memiliki peran dalam proses pengembalian jemaah.

Lembaga tersebut mencakup PPIH Provinsi Gorontalo, Kanwil Kementerian Haji Provinsi Gorontalo, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Imigrasi, Bea Cukai Bandara Djalaluddin Gorontalo, serta pihak maskapai penerbangan.

"Pada pertemuan koordinasi tersebut, hadir secara langsung akan dihadiri oleh PPIH Provinsi Gorontalo, selanjutnya Kanwil Kemenhaj Provinsi Gorontalo, Balai Kekarantinaan Kesehatan Provinsi Gorontalo, Imigrasi, Bea Cukai dari Bandara Djalaluddin Gorontalo, serta perwakilan dari maskapai Lion Air maupun Garuda," ujar Syafwan.

Ia berharap seluruh jamaah haji dari Gorontalo dapat kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama seperti saat mereka berangkat.

"Pastinya kita berharap bahwa jemaah dari Provinsi Gorontalo yang berangkat sebanyak 611 orang, insya Allah akan kembali dengan jumlah yang sama, yaitu 611," tutupnya.

Untuk Kloter 28, para jamaah dijadwalkan berangkat dari Madinah pada tanggal 20 Juni 2026 dan tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada 21 Juni 2026.

Sementara itu, jamaah yang tergabung dalam Kloter 30 akan berangkat dari Madinah pada tanggal 22 Juni 2026 dan dijadwalkan tiba di Makassar keesokan harinya, yaitu 23 Juni 2026. (*)

Komentar

Tampilkan