Iklan

Bantuan pangan 104 ribu keluarga di Batang hampir selesai, tiga kecamatan tersisa

Monday, June 1, 2026, 1:27 PM WIB Last Updated 2026-05-31T23:32:25Z
Bantuan pangan 104 ribu keluarga di Batang hampir selesai, tiga kecamatan tersisa

— Pemerintah Kabupaten Batang memastikan pendistribusian bantuan pangan kepada masyarakat berjalan lancar, dan saat ini telah sampai di 12 dari 15 kecamatan di wilayah tersebut.

Bantuan pangan nasional yang disalurkan melalui Perum Bulog ditujukan kepada 104.140 keluarga penerima manfaat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Sutadi Ronodipuro, menyampaikan bahwa proses pendistribusian sempat mengalami penundaan karena adanya hambatan dalam ketersediaan kemasan plastik. Meskipun begitu, penyaluran bantuan tetap menjadi fokus utama dan diharapkan segera selesai.

"Sebagian besar wilayah telah menerima bantuan. Saat ini tersisa tiga kecamatan yang masih dalam proses, yaitu Bandar, Bawang, dan Subah," ujar Sutadi, Sabtu.

Menurutnya, petugas di lapangan terus mempercepat penyaluran agar seluruh keluarga penerima manfaat dapat segera mendapatkan hak mereka.

Setiap penerima bantuan akan menerima paket sembako yang mencakup bulan Februari dan Maret 2026 secara bersamaan. Isi paket terdiri dari 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng.

Sutadi menekankan bahwa seluruh proses pendistribusian dilakukan berdasarkan data DTKS yang telah diverifikasi oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Para penerima data telah ditentukan melalui DTKS. Kami hanya mendistribusikan sesuai daftar yang telah diverifikasi. Semoga bantuan ini dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat," katanya.

Di sisi lain, Kepala Divisi Ketahanan Pangan Kabupaten Batang, Sumiati, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan untuk Kabupaten Batang pada tahun 2026 mengalami kenaikan yang cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan kuota bantuan mencapai sekitar 60 hingga 70 persen dibandingkan tahun 2025. Kenaikan ini dianggap sebagai tanda kuat bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap ketahanan pangan masyarakat Batang semakin meningkat.

"Alhamdulillah, tahun ini Kabupaten Batang menerima dana yang jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Terjadi kenaikan sekitar 60 hingga 70 persen," ujar Sumiati.

Dengan penambahan kuota tersebut, Pemkab Batang berharap program bantuan pangan mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga kemampuan beli dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Komentar

Tampilkan