Iklan

72 Jam Pelajari Penalti, Mikel Arteta Komentar Insiden Madueke dan Mendes

Tuesday, June 2, 2026, 7:10 AM WIB Last Updated 2026-06-02T12:41:05Z

Sebelum laga final Liga Champions, Mikel Arteta tidak hanya sibuk dalam persiapan teknis tim. Pelatih Arsenal itu juga menonton ulang seluruh keputusan penalti dalam kompetisi tersebut selama tiga hari terakhir. Tindakan ini dilakukan guna memahami pola dan standar yang digunakan oleh wasit sepanjang turnamen.

Nah, dengan observasi tersebut, Arteta yakin bahwa Arsenal seharusnya mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-11 tambahan waktu. Kejadian itu terjadi ketika Noni Madueke bersinggungan dengan bek Paris Saint-Germain, Nuno Mendes.

Namun, wasit Daniel Siebert memutuskan untuk melanjutkan pertandingan. VAR juga tidak mengubah keputusan tersebut. "Saya telah menyaksikan semua pelanggaran yang dianggap sebagai hadiah penalti dalam kompetisi ini dalam 72 jam terakhir untuk mengetahui mana yang layak dan mana yang tidak," kata Arteta dilansir dari Football London. "Dan insiden Madueke dengan Mendes bisa saja menjadi penalti."

Meski demikian, mantan wasit Premier League Graham Scott menilai keputusan wasit sudah tepat. Menurutnya, tidak semua benturan fisik di area penalti selalu mengakibatkan hadiah penalti. "Ketika pemain saling memegang tangan, mereka sedang bersaing untuk mendapatkan ruang, tetapi kontaknya masih berada dalam batas yang bisa diterima," tulis Scott dalam analisisnya di The Athletic.

Di sisi lain, meskipun kejadian tersebut, Arteta tetap mengakui Paris Saint-Germain sebagai salah satu klub terkuat di dunia saat ini. Ia berpendapat bahwa Arsenal perlu melakukan langkah signifikan agar dapat kembali ke final dan memutus puasa gelar Liga Champions.

"Kami perlu mengambil beberapa keputusan penting jika ingin mencapai tingkat berikutnya. Dan kami harus menunjukkan ambisi itu. Kami harus sangat, sangat ambisius, sangat cepat, dan sangat cerdas," katanya.

Komentar

Tampilkan