Iklan

Habiburokhman Minta Maaf ke Pengembang Perumahan yang Dihapus dari Rapat

Tuesday, March 31, 2026, 9:45 PM WIB Last Updated 2026-03-31T01:09:07Z

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, meminta maaf kepada Lukman, seorang pengembang perumahan Vasana dan Neo Vasana Bekasi, karena pernah mengusirnya dari rapat.

Permintaan maaf ini diucapkan oleh Habiburokhman saat mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Lukman terkait perdebatan mengenai akses ke musala di perumahan mereka, di DPR pada Senin (30/3). Kejadian pengusiran tersebut terjadi dalam RDP sebelumnya, pada Kamis (26/2) lalu.

Awalnya, Habiburokhman berencana mengizinkan Lukman untuk menyampaikan paparannya.

"Silakan Pak Lukman," kata Habiburokhman.

Namun, Habiburokhman selanjutnya meminta maaf kepada Lukman terkait kejadian sebelumnya.

"Kami mohon maaf lahir dan batin terlebih dahulu Pak Lukman. Ada kejadian viral padahal orang tidak tahu kita sudah kenal ya Pak," kata Habiburokhman.

"Siap, Pak Ketua," jawab Lukman.

Habiburokhman mengatakan kejadian tersebut hanyalah bagian dari perubahan dalam hubungan persahabatan mereka.

"Biasanya dinamika, Pak. Siap ya, silakan Pak Lukman," kata Habiburokhman.

Sebelumnya, Habiburokhman meminta Lukman keluar dari rapat saat ia meminta penjelasan mengapa pihak cluster tidak mematuhi perintah Komisi III terkait masalah yang sedang berlangsung. Pada saat itu, Habiburokhman merasa penjelasan Lukman terlalu panjang dan tidak efisien.

Habiburokhman menjadi marah ketika Lukman meminta agar ia tidak memotong perkataannya.

"Saya yang mengatur, Pak! Keluarlah! Pamdal, buang orang ini, tidak efektif berdiskusi dengannya. Silakan keluar!" teriak Habiburokhman pada saat itu.

"Keluar! Tidak jelas ini! Luar biasa Anda, keluar! Anda sudah diberi peringatan tiga kali. Silakan bawa keluar oleh Pamdal, panggil Pamdal untuk mengeluarkan dia. Ini mengganggu pembangunan musala ini. Benar, benar. Silakan keluar, Pak," lanjut Habiburokhman.

Komentar

Tampilkan