MADIUN, Newsindonesia -- Kiprah Rofiq Ali Muhsin, S.Pd., M.T. di bidang pendidikan mendapat apresiasi melalui penghargaan Outstanding Performance Award. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan terhadap kinerja dan kontribusinya dalam menjalankan tugas di dunia pendidikan.
Rofiq saat ini dipercaya memimpin SMK Negeri 5 Madiun. Berdasarkan profil resmi sekolah, ia mulai menjabat sebagai kepala sekolah sejak 2025, menggantikan Drs. Djuniedi Ekosetiono, M.KPd.
Kepemimpinan Rofiq berlangsung di tengah perkembangan SMKN 5 Madiun sebagai salah satu sekolah vokasi di Kota Madiun. Sekolah tersebut memiliki sejarah panjang yang berawal dari perkembangan pendidikan kejuruan sejak era 1960-an dan kemudian berstatus sebagai SMK Negeri 5 Madiun pada 1997.
Bidang keahlian yang dikembangkan sekolah antara lain bisnis dan manajemen serta teknologi komunikasi dan informatika. Program tersebut mencakup Akuntansi, Manajemen Perkantoran, Bisnis Digital, Teknik Komputer Jaringan, hingga Perbankan Syariah.
Sebagai kepala sekolah, aktivitas Rofiq tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan internal sekolah. Ia juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi pendidik.
Pada Juli 2026, misalnya, Rofiq memberikan arahan sekaligus motivasi kepada warga sekolah saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan itu menjadi salah satu agenda penting dalam mengawali tahun pembelajaran baru.
Kiprahnya juga terlihat dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru di luar sekolah. Pada Agustus 2026, Rofiq menjadi narasumber workshop di SMKN 1 Jiwan Madiun. Dalam kegiatan tersebut, ia membahas pengembangan asesmen yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Materi yang disampaikan juga berkaitan dengan penyusunan soal HOTS serta pengembangan bank soal untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA). Topik tersebut menjadi bagian dari kebutuhan sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi sistem evaluasi dan tuntutan pembelajaran yang terus berkembang.
Pada kegiatan lain di Ngawi pada Agustus 2026, Rofiq turut menyampaikan materi mengenai perencanaan pembelajaran berbasis digital dan pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai alat bantu guru.
Berbagai aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa peran kepala sekolah tidak semata-mata berada pada ranah administratif. Kepemimpinan sekolah juga bersinggungan dengan pengembangan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta penguatan karakter peserta didik.
Di SMKN 5 Madiun, perhatian terhadap karakter siswa juga menjadi bagian dari agenda pengelolaan sekolah. Dalam rapat dinas pada Januari 2026, Rofiq menyampaikan arahan mengenai program sekolah sekaligus pentingnya penguatan pembinaan karakter peserta didik.
Penghargaan Outstanding Performance Award yang diterimanya kemudian menjadi salah satu catatan dalam perjalanan Rofiq memimpin SMKN 5 Madiun. Penghargaan itu hadir di tengah berbagai agenda yang dijalankan sekolah untuk menjawab perubahan kebutuhan pendidikan vokasi.
Pendidikan kejuruan sendiri dituntut tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Karena itu, pengembangan kompetensi guru, penguatan karakter, pemanfaatan teknologi, serta pembelajaran yang relevan menjadi bagian penting dalam pengelolaan sekolah vokasi.
Bagi Rofiq, berbagai aktivitas tersebut berjalan bersamaan dengan tanggung jawabnya sebagai kepala SMKN 5 Madiun. Outstanding Performance Award menjadi bagian dari catatan profesionalnya, sementara berbagai program pendidikan yang dijalankan sekolah terus menjadi ruang untuk menerjemahkan kepemimpinan ke dalam kegiatan yang berdampak pada guru dan peserta didik. (Dik ar)


