Iklan

Tiga Hari Setelah Perampokan SPBU, Pelaku Mulai Terungkap

Sunday, August 16, 2026, 10:29 PM WIB Last Updated 2026-08-16T10:36:57Z
Tiga Hari Setelah Perampokan SPBU, Pelaku Mulai Terungkap
Ringkasan Berita:
  • Dua petugas pompa bensin Selokromo ditangkap saat kejadian pencurian yang terjadi pada malam Minggu.
  • Petugas berhasil menangkap empat dari enam orang yang diduga terlibat dalam waktu tiga hari saja.
  • Dua tersangka lainnya, AR dan AD, masih dalam pencarian setelah pihak berwajib berhasil mengungkap identitas mereka.
 

. WONOSOBO- Malam yang seharusnya biasa bagi dua petugas SPBU Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, berubah menjadi momen mengkhawatirkan.

Mereka terjebak ketika sekelompok pelaku diduga melakukan pencurian di tempat kerja mereka pada malam Minggu (9/8/2026).

Perkara ini akhirnya menemui titik terang hanya dalam tiga hari.

Tim gabungan dari Polres Wonosobo bersama instansi kepolisian lainnya berhasil menangkap empat orang yang diduga terlibat, sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pencarian dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Kepolisian Resor Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menyampaikan bahwa penyelesaian kasus ini dilakukan melalui proses penyelidikan yang melibatkan berbagai elemen polisi.

"Dalam waktu 3 hari, tim gabungan berhasil mengungkap tindak pidana ini," ujar Ricky dalam konferensi pers pada Jumat (14/8/2026).

 

Dua Petugas Pom Bensin Menjadi Korban Pemaksaan

Peristiwa pencurian terjadi di SPBU Selokromo pada hari Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Pada saat kejadian, dua petugas pom bensin menjadi korban penculikan.

Para pelaku kemudian mengambil uang dari SPBU dengan total mencapai ratusan juta rupiah, serta membawa beberapa barang lainnya.

Kondisi semakin memburuk bagi penyidik karena perangkat penyimpanan rekaman kamera pengawas di lokasi juga dibawa oleh pelaku.

DVR dan perangkat penyimpanan CCTV di SPBU tersebut raib setelah kejadian terjadi.

Namun demikian, kehilangan rekaman dari tempat kejadian tidak menghalangi penyelidikan pihak berwajib.

Petugas justru menginvestigasi rekaman kamera pengawas dari berbagai titik di sekitar lokasi.

Melalui proses tersebut, polisi memperoleh petunjuk yang selanjutnya dimanfaatkan untuk mengenali individu-individu yang dicurigai terlibat.

 

Empat Orang Ditahan, Dua Masih dalam Pengejaran

Laporan penyelidikan kepolisian menunjuk pada enam individu yang diduga terlibat dalam kejadian pencurian tersebut.

Empat orang di antaranya kini telah ditahan. Mereka masing-masing memiliki inisial MRAP (33) dan WW yang dikenal sebagai RD (20), keduanya berasal dari Banjarnegara; AH (37) dari Kabupaten Bantul; serta RATS (42) dari Wonosobo.

Empat individu ini dianggap memiliki peran yang berbeda dalam melaksanakan tindakan.

Sedangkan dua orang lainnya, yaitu AR dan AD, telah diketahui identitasnya. Keduanya masih berada di luar dan termasuk dalam daftar pencarian.

Penggerebekan pertama dilakukan terhadap RATS pada hari Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Penyidik selanjutnya melakukan penyelidikan lanjutan hingga berhasil menangkap tiga tersangka lainnya pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

"Kami akan terus berupaya mengejar DPO. Pelaku telah kami ketahui identitasnya, dan kami mengimbau kepada pelaku yang masih bersembunyi untuk menyerahkan diri," tegasnya.

 

Polisi Menyampaikan Jaminan Kepastian Keamanan bagi Penduduk

Kepala Kepolisian Resor Wonosobo memastikan bahwa proses hukum terhadap tersangka akan terus berlangsung. Petugas masih melakukan pengejaran terhadap dua orang yang belum berhasil ditangkap.

Berikut adalah beberapa variasi dari kalimat yang diberikan: 1. Tahap berikutnya dari kasus ini akan memasuki proses pengumpulan dokumen dan penyelidikan untuk mengungkap peran masing-masing pihak. 2. Berikutnya, perkara tersebut akan memasuki tahap pemberkasan dan penyidikan guna mengetahui keterlibatan setiap pihak. 3. Rangkaian kasus selanjutnya akan memasuki tahap pengumpulan berkas dan penyelidikan untuk meneliti keterlibatan masing-masing pihak. 4. Selanjutnya, proses perkara akan memasuki tahap pemberkasan dan penyidikan demi menggali informasi lebih dalam tentang keterlibatan pihak-pihak terkait. 5. Tahapan berikutnya dari kasus ini akan melibatkan pemberkasan dan penyidikan untuk memperdalam pemahaman mengenai keterlibatan masing-masing pihak.

Ricky menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak pidana di wilayah hukum Polres Wonosobo.

"Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan dan pelaku tindak pidana di wilayah hukum Polres Wonosobo," tegasnya.

Dalam pernyataan tersebut, Polres Wonosobo mendapatkan dukungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah hingga Bareskrim Polri.

Kepala Kepolisian Resor menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga ketenangan masyarakat serta memastikan kasus perampokan di SPBU Selokromo ditangani sesuai dengan aturan hukum.

Peristiwa yang sempat memicu pertanyaan dari warga karena rekaman CCTV di lokasi juga dibawa oleh pelaku akhirnya mulai terungkap.

Dengan bantuan penyelidikan dan rekaman kamera pengawas dari sekitar, pihak berwajib berhasil menemukan bukti penting.

Dalam tiga hari setelah kejadian, empat orang telah ditahan dan identitas dua tersangka lainnya sudah diketahui.

Dua petugas SPBU yang menjadi korban, kejadian ini pasti meninggalkan kenangan yang sulit terlupakan.

Sementara bagi masyarakat, pengungkapan yang cepat ini menjadi tanda bahwa kasus tersebut masih terus ditangani hingga semua pihak yang diduga terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban. (ima)

Komentar

Tampilkan