Iklan

Wisatawan Berselisih di Nusa Penida, Lari ke Dermaga, Ancam Terjun ke Laut

Friday, June 19, 2026, 6:07 PM WIB Last Updated 2026-06-19T00:49:36Z

, SEMARAPURA -Seorang pasangan turis dari Sumatera Utara terlibat perdebatan di kawasan Pelabuhan Buyuk, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Bali, pada hari Rabu 17 Juni 2026.

Keadaan ini membuat seorang pelancong mengancam untuk melompat ke laut.

Beruntung peristiwa ini diketahui oleh aparat kepolisian.

Sehingga tindakan berani tersebut bisa dihindari dan pasangan wisatawan itu berhasil ditemui di Polsek Nusa Penida.

Kepala Sektor Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menyampaikan bahwa kejadian berawal dari kesalahpahaman antara seorang pasangan wisatawan dari Sumatera Utara yang rencananya akan kembali menyeberang ke Denpasar, sekitar pukul 11.00 Wita.

Perselisihan mengenai jadwal keberangkatan kapal semakin memuncak hingga salah satu pihak merasa diabaikan dan tersinggung.

"Situasi kemudian memburuk ketika perempuan itu berlari menuju ujung dermaga dan mengancam akan melompat ke laut," kata Ketut Kesuma Jaya, Kamis 18 Juni 2026.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas Polsek Nusa Penida yang dipimpin oleh Kepala SPKT Bripka I Wayan Darmawan segera menuju ke lokasi.

Ia menggunakan pendekatan yang meyakinkan, mengungsikan pihak terkait, dan membawanya ke kantor polisi Nusa Penida untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Setelah dilakukannya mediasi oleh pihak kepolisian, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan kondisi kembali stabil.

"Kami berhasil menghindari tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa dan memastikan kondisi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap stabil dan kondusif," ujar Kesuma Jaya.

Kepala Sektor Kepolisian Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan untuk menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan perlindungan serta menyelesaikan berbagai masalah yang bisa mengancam keselamatan jiwa maupun ketertiban umum.

"Alhamdulillah situasi dapat segera dikendalikan dan diselesaikan secara damai. Kami mengajak masyarakat untuk lebih memprioritaskan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap masalah serta tidak melakukan tindakan yang berisiko bagi diri sendiri maupun orang lain," kata Kesuma Jaya. (mit)

Kumpulan Artikel Klungkung

Komentar

Tampilkan