
- ISTANBUL - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Rabu (10/6), menyatakan bahwa Iran terlalu lama melakukan negosiasi guna mengakhiri perselisihan dengan Amerika Serikat. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Iran harus menerima semua konsekuensinya.
"IranTerlalu lama berunding mengenai kesepakatan yang sebenarnya akan sangat menguntungkan bagi mereka. Sekarang, mereka harus menanggung akibatnya," kata Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social.
Trump juga mengklaim bahwa kemampuan militer Iran telah mengalami penurunan yang signifikan. Ia bahkan menyebut militer Iran benar-benar hancur. "Sebagian besar kekuatannya, seperti angkatan laut dan udara, bahkan hampir tidak ada lagi. Mereka telah dikalahkan sepenuhnya," katanya. Pernyataan Trump disampaikan setelah terjadi pertempuran antara pasukan AS dan Iran, Selasa (9/6) malam, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pesawat tempur Amerika melakukan serangan terhadap sistem pertahanan udara dan titik radar Iran di sekitar Selat Hormuz, sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache milik Angkatan Darat Amerika.Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merespons dengan melakukan serangan terhadap 21 target militer.Amerikadi pangkalan udara dan pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di berbagai lokasi di wilayah tersebut.
Peningkatan ketegangan terbaru terjadi setelah beberapa hari pergeseran ketegangan di Timur Tengah, saat Israel dan Iran saling melakukan serangan militer sebelum akhirnya mengurangi tingkat operasi mereka.(antara/jpnn)