Iklan

Pemkot: Pelabuhan Cirebon Tambah Peran Patimban

Sunday, July 5, 2026, 12:34 AM WIB Last Updated 2026-07-05T04:52:38Z
 

JawaPos.com - Pemerintah Kota Cirebon menyatakan, Pelabuhan Cirebon mampu memperkuat peran Pelabuhan Patimban dalam mendukung distribusi logistik dan perdagangan antar pulau. Oleh karena itu, pengembangannya harus mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

Kepala Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Cirebon Iing Daiman menyampaikan, pemerintah daerah telah memberikan saran kepada pemerintah pusat agar pengembangan Pelabuhan Cirebon mendapat perhatian khusus seiring dengan perkembangan Pelabuhan Patimban.

Harapan agar Pelabuhan Cirebon dapat kembali dimanfaatkan secara optimal, bukan sebagai lawan Patimban, tetapi saling memperkuat, termasuk jika nanti berfungsi sebagai pelabuhan pendukung ataufeeder," kata Iing Daiman yang dikutip dariAntara.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui kementerian yang relevan serta saat kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Kota Cirebon pada 18 Juni 2026. Menurutnya, Pelabuhan Cirebon memiliki nilai sejarah, karena sudah lama menjadi salah satu titik pertemuan perdagangan antar pulau di wilayah utara Pulau Jawa.

"Pelabuhan Cirebon memiliki riwayat yang panjang sehingga perkembangannya juga harus mendapatkan perhatian," ujar Iing Daiman.

Iing menjelaskan, meskipun pengelolaan pelabuhan berada di bawah wewenang pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap memberikan saran sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat koneksi wilayah. Ia menyatakan, tanggapan Komisi V DPR RI terhadap usulan tersebut cukup baik, termasuk terhadap gagasan untuk memaksimalkan kembali peran Pelabuhan Cirebon.

"Komisi V secara prinsip mendukung agar Pelabuhan Cirebon dapat kembali dimanfaatkan secara maksimal, bukan untuk bersaing dengan Patimban, tetapi saling melengkapi," ujar Iing Daiman.

Ia menambahkan salah satu kegiatan yang sudah berjalan yaitu pemanfaatan Pelabuhan Cirebon oleh Perum Bulog, guna mendukung pengiriman komoditas beras ke luar Pulau Jawa.

"Salah satu yang telah dilakukan adalah Bulog kini melalui Pelabuhan Cirebon dalam distribusi dan pengiriman komoditas beras ke luar Pulau Jawa," kata Iing Daiman.

Berdasarkan data PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Cirebon, arus barang (throughput) di Pelabuhan Cirebon hingga April 2026 mencapai sekitar 1,35 juta ton. Angka tersebut naik sekitar 397 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sekitar 1,06 juta ton.

Data tersebut menunjukkan bahwa pelabuhan tersebut menyediakan pelayanan untuk berbagai jenis komoditas, seperti batu bara, jagung, pasir kuarsa, semen curah, gypsum,lateritecopper slag, minyak kelapa sawit, aspal, tepung, serta komoditas beras.

Komentar

Tampilkan