Iklan

Pemkot Bandar Lampung Cairkan BOSDA SMP, Setiap Anak Dapat Rp 300 Ribu

Wednesday, June 3, 2026, 6:22 AM WIB Last Updated 2026-06-02T23:58:12Z
Pemkot Bandar Lampung Cairkan BOSDA SMP, Setiap Anak Dapat Rp 300 Ribu
Ringkasan Berita:
  • BOSDA secara simbolis diberikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya M Nur Ramdan kepada beberapa perwakilan kepala SMP di Bandar Lampung.
  • Mekanisme penyaluran BOSDA berdasarkan pada pola bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah pusat, yaitu BOS.
  • BOS dibiayai oleh pemerintah pusat melalui APBN, sedangkan BOSDA berasal dari APBD.

, Bandar Lampung-Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mulai mendistribusikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

BOSDA secara simbolis diberikan oleh Plt Kepala Disdikbud M Nur Ramdan kepada beberapa perwakilan kepala SMP se-Bandar Lampung, Selasa (2/6/2026) di Aula Disdikbud.

Disebutkan oleh M Nur Ramadan, mekanisme pemberian BOSDA mengacu pada pola bantuan pendidikan dari pemerintah pusat, yaitu BOS.

Perbedaan antara BOS dan BOSDA adalah bahwa BOS dana berasal dari pemerintah pusat melalui APBN, sedangkan BOSDA berasal dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Setiap peserta didik akan menerima bantuan sebesar Rp 300.000 dalam satu tahun anggaran.

"Polanya kita mengikuti BOS dari pusat. Artinya, setiap siswa mendapatkan bantuan sebesar Rp 300 ribu setiap tahun," kata Nur Ramdan.

Sehingga besaran dana BOSDA yang diterima setiap sekolah disesuaikan dengan jumlah siswa yang terdaftar.

Dana tersebut selanjutnya dialokasikan ke sekolah guna mendukung kebutuhan operasional pendidikan. "Nanti hanya perlu dihitung jumlah siswa per sekolah, lalu kita bagikan sesuai data yang tersedia," ujarnya.

Selanjutnya, Nur Ramdan menyampaikan bahwa pendistribusian BOSDA tidak dilakukan sekaligus. Namun, dibagi dalam empat tahap dalam satu tahun atau setiap tiga bulan.

"Selama setahun kita mendistribusikan empat kali atau per tiga bulan. Semoga hingga akhir tahun nanti seluruh penyaluran dapat selesai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," katanya.

Program BOSDA diharapkan mampu mendukung kebutuhan pendidikan di sekolah-sekolah serta memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap layanan pendidikan di Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, jumlah siswa SMP negeri di seluruh Bandar Lampung berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung mencapai 33.710 siswa.

Sehingga diperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk pembayaran BOSDA dengan jumlah siswa tersebut sekitar Rp 10 miliar.

Wali Kota Eva Dwiana berharap program BOSDA bisa memenuhi kebutuhan pendidikan siswa serta mengurangi beban orang tua.

Eva menekankan bahwa Bosda harus digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan siswa.

"Bunda berharap BOSDA tidak disalahgunakan, (harus) digunakan untuk keperluan sekolah," katanya setelah menjadi pembina upacara Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Program BOSDA, menurut Eva, baru diuji coba untuk siswa SMP. Eva berjanji bahwa jika program tersebut berhasil, akan dilanjutkan kepada siswa SD.

( / Dominius Desmantri Barus )

Komentar

Tampilkan