Iklan

Di Tengah Perselisihan dengan Sarwendah, Ruben Onsu Mengeluh Berat: 10 Piring yang Dia Beri

Wednesday, July 8, 2026, 7:59 PM WIB Last Updated 2026-07-08T00:22:51Z
Ringkasan Berita:
  • Ruben Onsu mengakui kelelahan terus-menerus dikecam dalam tengah permasalahan dengan Sarwendah.
  • Ia menekankan bahwa mencari nafkah bukanlah hal yang mudah karena banyak orang yang bergantung kepadanya.
  • Ruben menyatakan bahwa ia bekerja keras demi memenuhi kewajibannya, bukan untuk keuntungan pribadi.

- Figur Ruben Onsu selama ini diingat sebagai seorang presenter yang selalu tampak ceria saat berada di depan kamera. - Ruben Onsu dikenal sebagai pembawa acara yang selalu tampil riang dan penuh semangat di depan kamera. - Sebagai seorang presenter, Ruben Onsu selama ini selalu menunjukkan sikap ceria dan energik di hadapan kamera. - Karakteristik Ruben Onsu sebagai presenter adalah selalu tampil ceria dan menyenangkan di depan kamera.

Senyum dan tingkah lakunya terasa tak pernah pudar ketika menghibur penonton dalam berbagai acara televisi.

Namun, di balik penampilannya yang selalu penuh tawa, Ruben ternyata menyimpan beban kehidupan yang berat.

Suami Sarwendah yang dulu itu mengakui harus menghadapi kelelahan, baik secara fisik maupun emosional, terutama di tengah memburuknya hubungan dengan mantan istrinya yang kini menjadi perhatian publik.

Pengungkapan perasaan itu diucapkan oleh Ruben saat menjadi tamu dalam podcast Kacamata Nanda di saluran YouTube Nanda Persada.

Dalam diskusi yang berlangsung cukup penuh perasaan, akhirnya Ruben menyampaikan apa yang selama ini ia alami.

Ia mengakui kelelahan akibat terus-menerus dianggap bersalah dan menerima kritik negatif dari banyak orang.

Di sisi lain, Ruben menegaskan bahwa ia harus terus berusaha keras untuk memenuhi tanggung jawab yang diemban.

Menurutnya, perjuangan untuk mencari penghasilan bukanlah hal yang sederhana, terlebih ketika banyak orang mempercayakan kebutuhan hidupnya pada pendapatan tersebut.

Salah satu momen paling mengharukan terjadi ketika Ruben merespons anggapan bahwa dirinya tidak memikirkan kebutuhan hidup atau harta.

Dengan suara jujur, ia menegaskan bahwa segala sesuatu yang dimilikinya adalah hasil dari usaha berjam-jam selama beberapa tahun.

Aku hanya mengatakan, mencari uang itu tidak mudah, Mas Nanda. Benar, tidak mudah," kata Ruben di kanal YouTube Nanda Persada, Selasa (7/7/2026).

Ruben kemudian menjelaskan bahwa kegiatannya bekerja dari pagi hingga kembali pagi bukan dilakukan untuk memenuhi gaya hidup mewah.

Menurutnya, terdapat banyak tanggung jawab yang harus ia penuhi setiap harinya.

"Badan saya satu, tapi harus ada 10 piring yang saya beri makan. Jika untuk diri sendiri saya bisa, bahkan membeli rumah yang lebih besar dari itu saya mampu. Tapi saya memiliki tanggung jawab," tambahnya.

Melalui pernyataan itu, Ruben ingin menunjukkan bahwa di balik kesuksesan yang selama ini terlihat oleh publik, terdapat perjuangan panjang dan tanggung jawab besar yang harus ia pikul.

Bagi dia, setiap tugas yang dijalani merupakan wujud komitmen untuk memastikan banyak orang tetap bisa bertahan hidup melalui hasil kerja kerasnya.

Lelah Menjadi Sasaran Hinaan

Kelelahan Ruben mencapai puncaknya ketika masalah pribadinya menjadi perbincangan publik. Ia merasa harga dirinya sebagai seorang ayah hancur setelah caci maki kasar dari Sarwendah mulai menyebar. Kejadian ini terasa semakin menyakitkan karena caci maki tersebut terjadi di depan anak-anaknya.

Ruben mengakui bahwa selama dua tahun terakhir ia memutuskan untuk tidak bersuara dan menerima semua label negatif yang diberikan kepadanya. Namun, ia merasa masyarakat tidak pernah menyaksikan sisi perjuangannya dalam membangun keluarga dan karier dari awal.

"Dua tahun kita hanya diam. Ketika kita berbicara, kita dianggap terlalu sensitif, dianggap ingin jadi korban. Padahal, saya sedang pulih, bukan lagi dalam keadaan hancur," ujar Ruben.

Ruben juga menyampaikan fakta yang menyakitkan bahwa berbagai pemberitaan negatif dan campur tangan pihak luar yang ia sebut sebagai 'kompor' sangat memengaruhi stabilitas pekerjaannya. Baginya, setiap isu yang beredar bukan sekadar gosip, melainkan ancaman terhadap kehidupan orang-orang yang bergantung padanya.

"Berita-berita itu sangat berpengaruh terhadap pekerjaan saya. Sangat berpengaruh!" ujarnya.

Di akhir wawancara, Ruben hanya menyampaikan satu pesan sederhana. Dalam tenggang waktu perselisihan dengan Sarwendah, ia hanya berharap ketenangan dan keadilan terkait pengasuhan anak.

"Semoga nanti diberi kebahagiaan. Kita harus bekerja, bagaimana mungkin uang bisa turun dari langit? Tapi insyaallah, semoga Allah memberi kebahagiaan, membuat kita bahagia, memberi liburan (tanpa beban)," tutupnya.

(/Grid.id/Ulfa Lutfia Hidayati)

Komentar

Tampilkan