Iklan

15 Wilayah Siaga Akibat Gempa M7,7 di Sulut, Manado, Minahasa hingga Donggala

Tuesday, June 9, 2026, 10:01 PM WIB Last Updated 2026-06-08T22:42:57Z
15 Wilayah Siaga Akibat Gempa M7,7 di Sulut, Manado, Minahasa hingga Donggala
Ringkasan Berita:
  • Gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang Selatan Mindanao, Filipina hari ini Senin pagi, 8 Juni 2026.
  • Gempa bumi terjadi di laut sejauh 244 km arah barat laut Pulau Karangtung, Sulawesi Utara atau berada pada titik koordinat 5.79 LU 125.14 BT dengan kedalaman 47 km.
  • Gempa berkekuatan M 7,7 ini berpotensi menyebabkan tsunami dengan status siaga di beberapa daerah di Indonesia.

Ada 15 daerah di Indonesia yang dalam status siaga terkait ancaman tsunami setelah gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, hari ini Senin, 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB atau 07.37.42 WITA.

Titik episentrum gempa berada di laut, sejauh 244 km arah Barat Laut Pulau Karangtung, Sulawesi Utara atau berada pada koordinat 5.79 LU 125.14 BT dengan kedalaman 47 km.

Gempa besar yang terjadi di wilayah perairan tersebut mengakibatkan peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk beberapa daerah di bagian timur Indonesia, khususnya wilayah Sulawesi, Maluku Utara, dan sekitarnya.

Peristiwa gempa besar ini mendapat perhatian serius mengingat titik pusat gempa berada cukup dekat dengan wilayah laut Indonesia.

Selain berpotensi menyebabkan gelombang tsunami, masyarakat di wilayah pesisir yang masuk dalam kategori siaga dan waspada diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak yang bisa terjadi.

BMKG menekankan bahwa data mengenai gempa bumi dan ancaman tsunami harus merujuk pada sumber yang telah diakui secara resmi.

Masyarakat diharapkan tidak terlalu cepat percaya pada informasi yang belum diketahui keasliannya serta tetap mematuhi petunjuk dari pemerintah setempat maupun petugas bencana.

Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang bagian selatan Mindanao, Filipina

Berdasarkan data dari BMKG, gempa bumi terjadi pada hari Senin, 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB. Gempa ini memiliki skala magnitudo 7,7 dengan titik episenter berada di koordinat 5,80 derajat Lintang Utara dan 125,14 derajat Bujur Timur.

Episentrum gempa berada di laut, sekitar 244 kilometer ke arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa ini termasuk gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng tektonik.

Hasil penelitian mengenai mekanisme sumber menunjukkan bahwa kejadian ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau sesar dorong yang berpotensi menyebabkan terjadinya tsunami.

15 Wilayah di Indonesia dalam Kondisi Siaga Tsunami

Berdasarkan hasil pemodelan dari BMKG, gempa berkekuatan M 7,7 ini memiliki potensi memicu tsunami dengan status siaga di beberapa wilayah Indonesia.

Berikut wilayah yang termasuk dalam kategori siaga:

  1. Minahasa
  2. Bolaang Mongondow
  3. Kota Manado
  4. Minahasa Utara
  5. Minahasa Selatan
  6. Buol
  7. Kepulauan Sangihe
  8. Gorontalo
  9. Kepulauan Talaud
  10. Kepulauan Minahasa
  11. Toli-Toli
  12. Kota Palu
  13. Donggala
  14. Kota Ternate
  15. Kota Bitung

Siaga status menggambarkan adanya kemungkinan terjadinya tsunami yang harus dianggap serius oleh masyarakat serta pemerintah setempat.

Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang berada dalam status "Siaga" diharapkan memperhatikan serta segera memberi arahan kepada masyarakat agar melakukan evakuasi.

Wilayah Berstatus Waspada

Selain daerah siaga, BMKG juga menetapkan beberapa area dalam kategori waspada terhadap tsunami.

Wilayah tersebut meliputi:

  1. Kota Tidore
  2. Bulungan
  3. Nunukan
  4. Halmahera
  5. Kota Tarakan
  6. Halmahera Utara
  7. Kutai Timur
  8. Kota Bontang
  9. Berau

Warga di kawasan waspada diminta terus mengikuti perkembangan informasi resmi dan mematuhi petunjuk pihak berwenang jika terjadi perubahan status peringatan.

Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang berada dalam status "Waspada" diharapkan memperhatikan serta segera memberi arahan kepada masyarakat agar menjauhi pantai dan tepian sungai.

BMKG Catat Gempa Susulan

Sampai pukul 07.00 WIB, BMKG melaporkan telah terjadi satu kali gempa lanjutan (aftershock) setelah gempa besar terjadi.

Gempa bumi lanjutan ini memiliki kekuatan terbesar sebesar M6,7. Kegiatan gempa susulan masih bisa terjadi, sehingga masyarakat diminta tetap tenang tetapi meningkatkan kewaspadaan.

BMKG Mengingatkan Masyarakat Untuk Mengikuti Informasi Resmi

BMKG mengingatkan warga untuk hanya mengunjungi sumber informasi yang telah diverifikasi agar terhindar dari penyebaran data yang salah.

Data resmi bisa diperoleh melalui laman BMKG, InaTEWS, akun media sosial resmi BMKG, saluran Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Gempabumi dan Tsunami, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., mengajak masyarakat khususnya yang tinggal di daerah pesisir agar terus memantau informasi terkini mengenai kemungkinan terjadinya tsunami akibat gempa berkekuatan M7,7 di Selatan Mindanao, Filipina.

"Pastikan informasi resmi hanya berasal dari BMKG yang disampaikan melalui saluran komunikasi resmi yang telah diverifikasi," katanya dalam rilis yang diterbitkan pada Senin (8/6/2026).

(/Muhammad Alvian Fakka)

Komentar

Tampilkan