–Tom Lembong menyoroti isu hukum yang melibatkan Nadiem Makarim karena dianggap berdampak pada persepsi investor terhadap Indonesia.
Dilansir dari akun Instagram @benteng.hukum pada Sabtu (16/5), menurut Tom, fokus pada kasus tersebut bukan hanya terkait dengan diri Nadiem, tetapi bagaimana masalah tersebut ditangani secara hukum.
Tom memandang bahwa persepsi terhadap kejelasan aturan sangat berpengaruh pada keyakinan pelaku bisnis dalam melakukan investasi.
Menurut pandangannya, nama Nadiem dan perusahaan teknologi yang pernah ia pimpin memiliki posisi signifikan di mata investor global. Banyak pelaku investasi internasional melihat pertumbuhan perusahaan teknologi Indonesia sebagai indikasi potensi ekonomi digital nasional.
Karena itu, perubahan yang terkait dengan tokoh penting di sektor tersebut dianggap mampu memicu respon yang luas dari para investor asing.
Tom berpendapat bahwa aktivitas bisnis perusahaan harus dipisahkan secara jelas dari unsur pelanggaran hukum pidana. Ia menegaskan bahwa sistem pengelolaan perusahaan sering kali memiliki prosedur khusus yang telah diatur dalam peraturan perusahaan.
Jika proses bisnis yang biasanya dianggap memiliki masalah tidak didasari oleh landasan yang jelas, hal ini dianggap mampu menimbulkan kebingungan dalam lingkungan investasi.
Salah satu isu yang menjadi perhatian Tom berkaitan dengan sistem pemindahan kewajiban perusahaan melalui kepemilikan saham. Menurutnya, tindakan semacam ini sering dilakukan dalam dunia bisnis sebagai bagian dari strategi pengelolaan keuangan perusahaan.
Oleh karena itu, Tim Lembong berpendapat bahwa diperlukan kehati-hatian agar kebijakan bisnis yang bersifat administratif tidak dianggap sebagai tindakan ilegal tanpa dasar yang jelas.
Selanjutnya, Tom menganggap ketidakjelasan dalam pemahaman hukum bisa menimbulkan kekhawatiran bagi para investor asing. Menurutnya, para pemilik modal memerlukan jaminan bahwa keputusan bisnis yang diambil sesuai dengan aturan tidak akan menyebabkan risiko hukum di masa depan.
Kondisi yang tidak pasti menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian investor sehingga membuat mereka mempertimbangkan kembali rencana perluasan investasi di Indonesia.
Tom Lembong juga menyebutkan kondisi ekonomi yang masih memerlukan dukungan investasi agar dapat mempertahankan stabilitas pertumbuhan nasional. Di tengah situasi global yang penuh tantangan, masuknya modal asing dianggap memiliki peran krusial dalam menjaga kelangsungan berbagai sektor ekonomi.
Oleh karena itu, Tom menganggap kejelasan hukum perlu menjadi prioritas utama guna mempertahankan minat investor global terhadap Indonesia.
Isu yang melibatkan Nadiem saat ini terus mendapat perhatian dari masyarakat serta para pelaku bisnis. Pernyataan Tom memperluas wacana tentang hubungan antara penerapan hukum dan iklim investasi di Indonesia.
Beberapa pihak menganggap keseimbangan antara kejelasan hukum dan kemudahan berbisnis sebagai hal penting dalam mempertahankan keyakinan pasar.