Iklan

Senangnya Warga Depok, Layanan Paspor Imigrasi Hadir di CFD Margonda

Monday, May 18, 2026, 5:45 PM WIB Last Updated 2026-05-17T22:31:08Z

Kantor Imigrasi Depok menyelenggarakan layanan pembuatan paspor dalam acara Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Margonda, Kota Depok, pada hari Minggu (17/5).

Beberapa warga terlihat antusias berbaris menunggu untuk menggunakan layanan yang diadakan di Open Space Depok, Jl. Margonda Raya No. 54, yaitu di depan Balai Kota Depok.

Berdasarkan pantauan Di lokasi, hingga pukul 08.40 WIB, warga masih terus tiba untuk melakukan proses pembuatan paspor. Beberapa warga mengatakan mereka sudah sampai di tempat tersebut sebelum layanan resmi dimulai.

Salah satu warga adalah Yul Azmi (56), yang datang bersama istrinya dan anaknya. Ia mengatakan mendapatkan informasi mengenai layanan ini dari brosur dan pesan percakapan antar warga.

"Saya awalnya melihat brosur yang diberitahukan melalui WA bahwa di sini ada pembuatan paspor," katanya.

Ia datang dengan maksud memperpanjang paspornya sendiri, cukup membawa paspor lama dan KTP. Namun setelah proses selesai, anaknya tertarik mendaftar juga meski tidak membawa dokumen lengkap.

Ijazah, Kartu Keluarga, KTP sebagai persyaratan pembuatan baru dia di-print-kan di sini,” katanya.

Ia juga menjelaskan mengenai biaya yang diberlakukan.

"Anak tadi bilang transfer ke BCA Rp 650 (ribu) untuk 5 tahun, Rp 950 (ribu) untuk 10 tahun," katanya.

Paspor yang ia ajukan rencananya akan digunakan untuk melakukan ibadah umrah bersama istrinya.

"Saya ingin beriktikaf di Masjidil Haram, karena kami lulus bersama istri setelah 30 tahun, haji bersama istri, jadi masa umrohnya tidak bersama istri," katanya.

Warga lain, Sari dari Cilodong, Depok, mengatakan sengaja datang karena layanan ini dinilai sangat sesuai untuk para pekerja. “Kebetulan, untuk orang yang bekerja, cocok sekali di hari Minggu,” ujar Sari.

Ia sudah mendaftar terlebih dahulu secaraonlinemelalui aplikasi M-Paspor, sehingga ketika tiba hanya perlu menjalani verifikasi dan menunggu giliran. Paspor yang dia ajukan rencananya untuk menyaksikan konser Guns N’ Roses di Singapura.

Di sisi lain, Januario Do Carmo Pinto (51), salah satu penduduk setempat, mengatakan baru mengetahui adanya layanan ini ketika tiba di CFD.

"Yang pertama tentu saja Car Free Day sambil berolahraga, dan kebetulan ada mobil imigrasi yang membuat paspor, jadi kita manfaatkan kesempatan ini," katanya.

Ia menganggap layanan ini jauh lebih efisien dibandingkan mengurus paspor secara online. "Lebih mudah dibanding kita menggunakanonline, itu masih memerlukan waktu yang panjang, bisa satu bulan, bahkan bisa lebih lama antrinya," katanya.

Paspor yang ia perpanjang akan digunakan untuk berkunjung ke keluarga di Timor Leste.

Layanan ini terbuka untuk walk-inPendaftaran juga dapat dilakukan sebelumnya melalui aplikasi M-Paspor. Layanan ini berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 09.00 WIB hingga selesainya CFD.

Ide mengenai layanan paspor di CFD muncul saat Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko live TikTok. Awalnya, beberapa teman bertanya tentang kemungkinan pelayanan pembuatan paspor di luar jam kerja.

"Kami akan buka booth tersebut di CFD," kata Hendarsam dalam live TikTok pada 7 Mei 2026.

Menurutnya, layanan tersebut sebenarnya sudah dilakukan, tetapi selama ini belum terlaksana secara rutin. Ia juga telah mengirimkan surat edaran kepada para kepala kantor Imigrasi agar mempermudah proses pembuatan paspor.

Saya sudah membuat surat keputusan, jadi setiap daerah, kantor-kantor Imigrasi tersebut saya perintahkan untuk membuatnya seefisien mungkin. Orang agar lebih mudah membuat paspor, maureach outlangsung datang ke lokasi, buka booth, setiap daerah memiliki kreasi masing-masing," kata Hendarsam.

Secara khusus, pada saat itu, Hendarsam menyebutkan lokasi yang telah dapat dilakukan yaitu di CFD Margonda Depok.

"Depok mungkin bisa," katanya.

Kurang dari dua minggu setelah pernyataan tersebut, layanan paspor di CFD Margonda mulai beroperasi.

Komentar

Tampilkan