
Ringkasan Berita:
- Secara kalender Hijriah, Lebaran Haji/Idul Adha terjadi setiap tanggal 10 Zulhijah, yang diikuti dengan puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah dan puasa Arafah pada 9 Zulhijah, menjelang Idul Adha.
- 27 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah, dan hari Jumat, 28 Mei 2026 sebagai hari cuti bersama.
- Maka umat Islam bisa menjalankan puasa Arafah pada hari Selasa, 26 Mei 2026, yang diawali dengan puasa Tarwiyah pada hari Senin, 25 Mei 2026.
- Bulan Mei 2026 berjalan dengan rangkaian hari libur yang paling banyak sepanjang tahun 2026.
Salah satu libur nasional yang dinantikan pada bulan kelima tahun 2026 ini adalah perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Seperti yang diketahui tiap tahunnya, perayaan yang kerap identik dengan pelaksanaan ibadah haji dan kurban yang perayaannya sarat makna keagamaan ini, selalu berbeda tanggal dan perhitungannya.
Dalam kalender Hijriah, Lebaran Haji/Idul Adha terjadi setiap tanggal 10 Zulhijah.
Jika pada tahun 2025, tanggal 6 Juni jatuh pada hari tertentu, maka kapan Idul Adha akan terjadi pada tahun 2026?
Jadwal Idul Adha 2026
Selain itu, pemerintah pusat berdasarkan hasil rapat menteri dan diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Menteri Agama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Menteri Ketenagakerjaan, pada Jumat (19/9/2025) menyatakan bahwa terdapat lebih dari 20 hari libur sepanjang tahun 2026.
Jika dihitung secara bersih, totalnya hampir sebulan, sehingga jadwal libur dapat dinikmati oleh masyarakat sepanjang tahun.
Sementara itu, penentuan hari besar seperti penetapan tanggal Idul Adha dilakukan melalui sidang isbat yang diadakan oleh Kementerian Agama, menggunakan metode hisab dan rukyat.
Perayaan kedua terbesar bagi umat Islam ini dirayakan setiap tanggal 10 Zulhijah.
Meski hasil sidang isbat masih perlu menunggu, jadwal libur nasional telah ditentukan lebih dahulu.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, hari Rabu, 27 Mei 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah, sedangkan hari Kamis, 28 Mei 2026 menjadi cuti bersama.
Dengan demikian, hari raya Idul Adha tahun 2026 diperkirakan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026, sekitar 34 hari dari sekarang.
Selain itu, dalam waktu dekat juga ada jadwal cuti lain yang akan dimulai sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Adha 2026, yang berlangsung pada bulan Mei mendatang.
Dilaporkan akan ada sejumlah jadwal cuti yang berbeda setiap minggunya, yang terkait dengan jadwal akhir pekan.
Untuk memperpanjang liburan, karyawan dapat memanfaatkan hak cuti tahunan mereka pada hari Jumat, 29 Mei 2026.
Setelah itu, libur berlanjut hingga hari Senin, 1 Juni 2026 mengingat perayaan Hari Lahir Pancasila.
Berikut perinciannya:
- Kamis, 27 Mei 2026: Hari Raya Qurban 1447 Hijriah
- Kamis, 28 Mei 2026: Libur Bersama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah
- Jumat, 29 Mei 2026: Saran izin libur
- Minggu, 31 Mei 2026: Hari libur akhir pekan
- Minggu, 31 Mei 2026: Perayaan Waisak 2570 Era Buddha (BE)
- Senin, 1 Juni 2026: Hari Ulang Tahun Pancasila
Kapan Puasa Arifah 1447 H?
Tidak hanya puasa Ramadan menjelang Lebaran Idul Fitri, pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah juga terdapat puasa Tarwiyah yang jatuh pada tanggal 8 Zulhijah dan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, sebelum Idul Adha.
Nabi Muhammad SAW sangat menyarankan umatnya untuk menjalankan kedua puasa tersebut, karena begitu besar keistimewaan yang terkandung di dalamnya.
Puasa ini jatuh pada saat jemaah haji berkumpul di Padang Arafah, dan hanya disarankan bagi mereka yang tidak menjalani ibadah haji.
Lalu, kapan puasa Tarwiyah dan Arafah tahun 2026 dapat dilakukan?
Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai kapan bulan Zulhijah 1447 H akan dimulai.
Karena keputusan tersebut akan diambil berdasarkan hasil sidang isbat pada akhir bulan Zulkaidah mendatang.
Meski demikian, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, Hari Raya Idul Adha 1447 H diperkirakan akan jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026.
Berdasarkan aturan tersebut, umat Islam bisa menjalankan puasa Arafah pada hari Selasa, 26 Mei 2026, yang diawali dengan puasa Tarwiyah pada hari Senin, 25 Mei 2026.
Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Keistimewaan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Beberapa keistimewaan tersebut antara lain:
1. Lebih Diinginkan oleh Allah SWT
Puasa pada tanggal 8 dan 9 Bulan Zulhijah merupakan salah satu amalan yang dilakukan dalam sepuluh hari pertama bulan Zulhijah yang memiliki keistimewaan. Hal ini pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW melalui sebuah hadits:
"Tidak ada tindakan yang lebih dicintai oleh Allah SWT daripada perbuatan baik yang dilakukan dalam sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Seorang sahabat bertanya, 'Apakah bahkan lebih baik dari jihad di jalan Allah, ya Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Benar. Kecuali bagi orang-orang yang berjihad dengan jiwa dan hartanya, lalu gugur sebagai syahid.'" (HR Bukhari, Ahmad, dan Tirmidzi)
2. Menghapus Kesalahan Tahun Lalu dan Tahun Mendatang
Pada suatu hari, Rasulullah SAW ditanya oleh para sahabatnya mengenai puasa pada hari Arafah. Lalu, beliau memberikan jawaban yang singkat, namun penuh makna dan mudah dipahami. Rasulullah SAW berkata:
"Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa dari tahun sebelumnya dan tahun berikutnya." (HR Muslim)
Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Saya berharap kepada Allah agar puasa pada hari Arafah mampu menghapuskan (dosa) yang terjadi setahun sebelumnya dan setahun berikutnya." (HR Muslim).
(*)
Lihat artikel lainnya di Google News