Iklan

Inggris Kirim Pesawat Bawah Laut untuk Hancurkan Ranjau di Selat Hormuz

Thursday, June 4, 2026, 3:21 AM WIB Last Updated 2026-06-04T07:45:45Z

- Inggris akan mengirimkan pesawat tanpa awak bawah laut yang baru ke wilayah Selat Hormuz. Tujuannya adalah untuk mendeteksi dan menghancurkan ranjau laut, menurut laporan surat kabar Express.

Pada tanggal 12 Mei, Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan kesiapan untuk mengirimkan kapal perang, kapal penyapu ranjau tanpa awak, serta pesawat tempur dalam operasi mendatang guna memastikan keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

Berdasarkan laporan tersebut, sistem bawah laut kendali jarak jauh Defender-Viper yang dipasang di atas kapal RFA Lyme Bay akan memperkuat kemampuan Angkatan Laut Inggris dalam operasi penanggulangan ranjau di wilayah tersebut.

RFA Lyme Bay sebelumnya berlayar dari Gibraltar sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan pelaksanaan operasi keamanan maritim internasional di kawasan yang sering menjadi pusat ketegangan geopolitik.

Sistem Defender-Viper dibuat untuk mengenali dan menghancurkan ranjau bawah laut yang bisa meledak saat bersentuhan dengan kapal. Drone ini bisa dikendalikan secara manual atau otomatis sesuai dengan koordinat yang telah diatur sebelumnya.

Anggota khusus dari satuan angkatan laut yang terlibat telah mengikuti pelatihan dalam mengoperasikan sistem tersebut. Setelah ditempatkan, mereka akan bertanggung jawab untuk mengenali dan menetralisir ranjau yang terdeteksi melalui perangkat sonar bawah air.

Selain itu, Inggris juga sedang mempertimbangkan pengiriman peralatan anti-drone, pesawat tempur Typhoon untuk patroli udara, serta kapal perusak HMS Dragon guna memperkuat kehadiran militer dan menjaga keamanan jalur pelayaran di wilayah tersebut.

Komentar

Tampilkan