Ringkasan Berita:
- Pentas Afgan di Mall Grand Indonesia dihebohkan oleh tindakan berani para ibu-ibu yang mengancam keselamatan diri mereka sendiri.
- Para ibu-ibu tersebut bahkan membawa mikrofon dan speaker sendiri
- Keamanan hingga dikerahkan untuk melindungi para ibu-ibu tersebut
- Pertunjukan mini oleh penyanyi Afgan menjadi perbincangan hangat. - Konser kecil dari artis Afgan mendapat banyak perhatian. - Acara musik mini yang diadakan Afgan menjadi topik pembicaraan. - Penampilan mini Afgan dalam konser menarik perhatian banyak orang.
Hal ini terjadi akibat perbuatan seorang perempuan yang bertindak gegabah.
Sebagai informasi, Afgan mengadakan konser mini di pusat perbelanjaan Grand Indonesia pada hari Kamis (14/5/2026).
Pada konser tersebut, penyanyi dengan ciri khas lesung pipi tampil sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
Penonton pada dasarnya bersikap wajar dan disiplin.
Namun tiba-tiba seorang perempuan bertindak tidak sopan.
Perempuan yang terlihat seperti ibu-ibu itu mengenakan pakaian berwarna biru.
Ia membawa peralatan speaker dan mikrofon miliknya sendiri.
Sambil berdiri di samping kaca pembatas, perempuan tersebut menyanyikan lagu sambil memperhatikan penampilan Afgan di lantai bawah.
Perilaku mereka terlihat mencurigakan sehingga memicu tindakan dari petugas keamanan. Bagaimana bentuknya?
Ibu-Ibu Heboh di Konser Afgan
Seorang ibu rumah tangga menyebabkan keributan saat penyanyi Afgan mengadakan konser mini di pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2026).
Pentas Afgan diadakan di Grand Indonesia, Jakarta Pusat mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.
Beberapa akun Instagram menyebarluaskan tindakan para ibu-ibu yang menyebabkan keributan hingga penonton berteriak dengan rasa takut.
Salah satu akun Instagram @info.alsut.graharaya mengunggah informasi terkait tindakan berbahaya yang dilakukan para ibu-ibu tersebut.
Wanita paruh baya yang memakai pakaian berwarna biru membawa speaker kecil dan mikrofon sendiri.
Ia tampak berusaha menarik perhatian Afgan yang tampil di lantai bawah.
Beberapa petugas keamanan berusaha menghentikan tindakan para ibu-ibu yang mengganggu pengunjung pusat perbelanjaan itu.
Terlebih lagi, tindakan para ibu-ibu itu juga mendapat perhatian dari pengunjung mal.
Afghan belum menyadari adanya keributan di lantai atas, tetapi penonton di bawah mulai menyebut nama Afghan agar melihat ke atas, tulis akun tersebut.
Akun tersebut menyampaikan bahwa para ibu-ibu itu awalnya berusaha masuk ke kerumunan penonton dalam konser mini Afgan. Namun, tindakan mereka ditolak sehingga gagal.
Selanjutnya, para ibu-ibu terlihat berdebat dengan petugas keamanan ketika akan dievakuasi.
Bahkan, ibu-ibu itu berusaha melemparkan mikrofon tersebut dari lantai atas.
Maka situasi konser menjadi tidak nyaman dan berisiko bagi penonton yang berada di bawah. Banyak penonton langsung berteriak dan lari,tulis akun itu.
Tindakan para ibu-ibu akhirnya mendapat perhatian dari Afghan. Penyanyi tersebut sempat menghentikan pertunjukannya sejenak.
"Astaghfirullah, ibu,"kata pria yang bernama lengkap Afgansyah Reza itu dari panggung.
Akhirnya, petugas keamanan berhasil membawa perempuan tersebut keluar. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti urutan kejadian maupun identitas wanita yang menyebabkan keributan itu.
Konser Afgan
Di sisi lain, Afgan akan mengadakan konser tunggal terbaru dengan judul Afgan retrospektif: The Concert. Konser tersebut akan diselenggarakan pada 18 Juli 2026 di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center.
Pada konser ini, Afgan akan bekerja sama dengan maestro orkestra Erwin Gutawa, menyajikan pertunjukan grand symphonic universe, perayaan 18 tahun karya Afgan dalam nuansa simfoni megah yang menggabungkan musik, visual, dan cerita dalam sebuah pengalaman yang utuh.
Cedera Pita Suara
Mengingat kembali, Afgan menceritakan pernah mengalami cedera pada pita suara yang menyebabkan dia harus berhenti sementara dari dunia musik.
Keadaan itu terjadi pada tahun 2019 akibat kelelahan fisik karena terlalu banyak menerima tugas tanpa memperhatikan kondisi tubuhnya.
Saya mengalami cedera pada tahun 2019. Itu benar-benar sesuatu yang terjadi karena overwork, saya harus mengakui bahwa saat itu semua beban saya ambil begitu saja,pernyataan Afgan di area Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2026).
Akibat cedera tersebut, Afgan harus melakukan istirahat total bagi pita suaranya.
Tidak hanya berhenti menyanyi, penyanyi lagu Sadis tersebut juga dilarang berbicara selama masa pemulihan berlangsung.
Suara saya harus diistirahatkan, tidak boleh menyanyi, bahkan tidak boleh berbicara pada saat itu, tapi saya memang keras kepala, (hal ini dilakukan) selama tiga bulan,ingat Afgan dikutip dari Tribunnews.com.
Meski sedang menghadapi masalah pada pita suara, Afgan tetap memaksakan diri tampil dalam konser Dekade pada masa itu meskipun kondisi vokalnya belum sepenuhnya pulih.
Pengalaman itu menjadi nilai penting bagi Afgan dalam mengarungi karier di dunia musik.
Afgan kini mengakui lebih cerdas dalam merawat kesehatannya serta memilih pekerjaan agar tidak lagi mengalami keadaan yang sama.
()(TribunJakarta.com)