Iklan

Wakil Asia di Piala Dunia - Indonesia Paling Awal, Korea Selatan Paling Hebat

Tuesday, April 21, 2026, 6:12 AM WIB Last Updated 2026-04-20T22:07:46Z

Sejarah membuktikan bahwa tim-tim asal Asia memang tidak memiliki tradisi yang kuat dalam bersaing hingga babak-babak akhir Piala Dunia.

Pengikutsertaan perwakilan Benua Kuning dalam ajang kompetisi FIFA ini dimulai pada edisi ketiga di Piala Dunia 1938.

Tidak terlalu jauh, Indonesia menjadi utusan pertama dari Asia dalam kompetisi yang diadakan di Prancis pada masa itu.

Masih dikenal dengan nama Hindia Belanda, tim yang dilatih Johan Mastenbroek langsung tersingkir dalam pertandingan pertamanya.

Pada babak 16 besar, Hindia Belanda kalah telak dari Hungaria dengan skor 0-6.

Harus menunggu hingga 16 tahun berikutnya agar melihat wakil kedua dari Asia yang tampil di Piala Dunia 1954.

Ia merupakan timnas Korea Selatan yang nasibnya tidak jauh berbeda dengan Indonesia.

Tim Negeri Ginseng juga kalah telak 0-9 dari Hungaria dalam pertandingan pertama mereka di fase grup.

Korea Selatan kemudian meninggalkan pertandingan setelah menderita kekalahan telak 0-7 dari Turki dalam laga kedua.

Secara keseluruhan, timnas Korea Selatan merupakan perwakilan Asia yang paling sering tampil di babak akhir kompetisi.

Mereka berhasil memenuhi kualifikasi sebanyak 12 kali, serta berkontribusi dalam partisipasi di Piala Dunia 2026.

Tim Taeguk Warriors juga merupakan tim Asia yang memiliki prestasi terbaik, yaitu saat mencapai babak semifinal Piala Dunia 2002.

Sebagai tuan rumah bersama Jepang, Ahn Jung-hwan dan rekan-rekannya membuat dunia kaget dengan mengeliminasi Italia dan Spanyol agar sampai ke babak empat besar.

Tim Korsel yang dilatih Guus Hiddink gagal melaju ke final setelah kalah dari Jerman dengan skor 0-1.

Mereka juga kalah dari Turki dalam pertandingan perebutan posisi ketiga (2-3).

Meskipun ada beberapa keputusan wasit yang kontroversial yang menguntungkan Korea Selatan, pencapaian finis di peringkat keempat dianggap sebagai sejarah berharga bagi Asia.

Setelah Korea Selatan, tim nasional Jepang menjadi perwakilan Asia yang paling stabil berikutnya.

Sejak pertama kali tampil pada tahun 1998, Tim Nasional Jepang tidak pernah melewatkan Piala Dunia dalam delapan kesempatan berturut-turut.

Meskipun belum mencapai level Korea Selatan, Jepang terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Prestasi terbaik mereka adalah mencapai babak 16 besar dalam Piala Dunia 2002, 2010, 2018, dan 2022.

Mengamati tren positif ini, Jepang dapat dianggap sebagai kuda hitam yang harus diwaspadai oleh tim-tim unggulan dalam kompetisi tersebut.

Selain Korea Selatan dan Jepang, Australia mewakili konfederasi Asia yang berhasil mencapai babak 16 besar pada gelaran 2006 dan 2022.

Kejutan lainnya dihasilkan oleh timnas Korea Utara dan Arab Saudi.

Di pertandingan perdana mereka dalam turnamen besar ini, mereka langsung mampu melaju hingga babak knockout.

Korea Utara sampai ke babak perempat final Piala Dunia 1954 dan hanya tersingkir karena kehebatan Eusebio, yang mencetak empat gol untuk Portugal pada pertandingan tersebut (5-3).

Selanjutnya, Arab Saudi berhasil mencapai babak 16 besar Piala Dunia 1994 sebelum dikalahkan Swedia dengan skor 1-3.

Pada tahun ini, Asia mengirim dua tim baru ke Amerika Utara. Mereka adalah Uzbekistan dan Yordania untuk melengkapi jumlah duta Asia menjadi sembilan tim, yang merupakan ketiga terbanyak setelah Eropa (16) dan Afrika (10).

Kehadiran Wakil Asia dalam Piala Dunia

  • Korea Selatan: 12 kali (1954, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026)
  • Jepang: 8 kali (1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026)
  • Iran: tujuh kali (1978, 1998, 2006, 2014, 2018, 2022, 2026)
  • Australia: 7 kali (1974*, 2006*, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026)
  • Saudi Arabia: 7 kali (1994, 1998, 2002, 2006, 2018, 2022, 2026)
  • Korea Utara: 2 kali (1966, 2010)
  • Qatar: dua kali (2022, 2026)
  • Irak: dua kali (1986, 2026)
  • Indonesia: 1 kali (1938)
  • Israel: 1 kali (1970**)
  • Kuwait: 1 kali (1982)
  • Amerika Serikat: 1 kali (1990)
  • China: 1 kali (2002)
  • Yordania: 1 kali (2026)
  • Uzbekistan: 1 kali (2026)

Ket.: * = sebagai perwakilan OFC, ** = sebelum pindah ke UEFA

Komentar

Tampilkan