Iklan

Nova Arianto Angkat Bicara Soal Perselisihan Pemain EPA U-20

Tuesday, April 21, 2026, 5:22 AM WIB Last Updated 2026-04-20T22:07:46Z

jateng.- Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Nova Arianto, memberikan pernyataan mengenai keributan yang terjadi setelah pertandinganElite Pro Academy U-20.

Nova menyatakan tidak ada ruang bagi pemain tim nasional yang terlibat. Jika terbukti, hukuman siap menanti.

"Jika benar ada pemain timnas muda yang terlibat, pasti akan ada konsekuensi. Mereka seharusnya menjadi teladan," tegasnya, Senin (20/4).

Pertikaian terjadi setelah pertandingan antara Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 di Stadion Citarum, Minggu (19/4). Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Dewa United ini awalnya berlangsung ketat, namun menjadi lebih memanas setelah peluit akhir ditiup.

Tindakan saling dorong antar pemain tidak dapat dihindari. Kondisi semakin memburuk ketika beberapa pemain menunjukkan perilaku kasar di lapangan.

Satu momen yang menarik perhatian melibatkan Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara FC U-20 yang sebelumnya juga merupakan anggota timnas U-17 Indonesia. Ia tampak melakukan tendangan ke arah pemain lawan dalam kejadian tersebut.

Nova tidak menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, peristiwa tersebut merusak proses pengembangan pemain muda yang seharusnya berfokus pada karakter dan sikap olahraga.

"Apapun alasannya, hal itu bukanlah contoh yang baik," katanya.

Saat ini, para pelatih masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian lengkap serta menentukan pihak-pihak yang terlibat. Evaluasi menyeluruh sedang disiapkan sebagai tindakan pengembangan.

Nova menekankan bahwa jika ada pemain tim nasional yang terbukti terlibat dalam keributan, sanksi akan diberikan sebagai bentuk efek jera sekaligus pembelajaran.

Ia juga menegaskan kepada seluruh pemain muda agar tetap menjaga sikap saat berada di lapangan, terlepas dari kondisinya.

"Semoga ini menjadi pelajaran agar tidak terjadi lagi," tutupnya. (antara/jpnn)

Komentar

Tampilkan