
– Chelsea beruntung setelah salah satu pemainnya, Mykhailo Mudryk, secara resmi dihukum larangan bermain selama 4 tahun oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).
Kembali ke Desember 2024, Mykhailo Mudryk dinyatakan positif mengonsumsi doping, yaitu zat meldonium.
Zat meldonium ditemukan dalam tubuhnya setelah ia membela Timnas Ukraina selama jeda internasional November 2024.
Dilaporkan zat meldonium berasal dari sel punca yang disuntikkan oleh fisioterapis Timnas Ukraina, Igor Porobiya, kewinger Chelsea itu.
Hasil tes yang memuaskan menyebabkan Mudryk harus menerima kenyataan untuk tidak bermain sambil menunggu pengumuman resmi dari hasil sampel B yang telah dikirimkannya.
Saat menunggu hasil sampel B, pemain berusia 25 tahun tersebut sempat menerima skor sementara dari FA.
Terbaru, induk sepak bola Inggris secara resmi memberikan hukuman larangan bermain selama 4 tahun kepada mantan pemain Shakhtar Donetsk tersebut.
Hal ini memaksa pemain Chelsea yang direkrut pada Januari 2023 segera mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Dengan adanya banding ini, Mudryk berharap mendapatkan pengurangan hukuman larangan bermain dan segera bisa kembali ke lapangan.
Meskipun ada banding yang diajukan ke CAS, Chelsea justru meraih manfaat dari keputusan FA yang memberikan sanksi kepada Mudryk.
Dikutip dari SportBible, The Blues meraih keuntungan karena tidak perlu membayar bonus kepada Shakhtar Donetsk.
Kembali ke Januari 2023, klub asal London Barat membelinya dengan total biaya 100 juta euro atau setara Rp2 triliun rupiah berdasarkan kurs saat ini.
Rincian sebesar 70 juta euro (Rp1,4 triliun) digunakan untuk biaya transfer dan 30 juta euro (Rp608 miliar) untuk bonus.
Karena Mudryk diberi sanksi terkait penggunaan doping, Chelsea tidak wajib membayarkan bonus sebesar 30 juta euro kepada Shakhtar.
Bonus terkait dengan prestasi tim, di mana Mudryk tidak ikut karena menerima hukuman akibat penggunaan doping.
Hal ini menyebabkan para pemimpin Shakhtar Donetsk merasa kecewa karena tidak berhasil mendapatkan bonus dari skema transfer Mudryk ke Stamford Bridge.
"Kami memiliki bonus sebesar 30 juta euro dalam perjanjiannya. Jika dia tidak tampil, atau Chelsea tidak mencapai hasil yang baik, kami akan kehilangan 30 juta euro," kata pejabat besar Ukraina tersebut.
"Kesempatan finansial yang besar bagi kami. Semua orang yakin bahwa Mudryk akan kembali bermain. Jika tidak, kami akan menghadapi kerugian sebesar 30 juta euro," tambahnya.
Di sisi lain, Mudryk didampingi oleh Morgan Sports Law, sebuah firma hukum yang memiliki pengalaman dalam menangani kasus doping Paul Pogba.
Pogba pernah menerima larangan bermain selama 4 tahun, sebelum CAS memangkas hukuman tersebut menjadi 18 bulan.
Mudryk berharap keputusan dari CAS memungkinkannya mengikuti jejak mantan bintang Juventus dan segera kembali bermain.
Apalagi ia telah hampir menjalani hukuman selama 18 bulan sejak pertama kali dilarang tampil pada Desember 2024.