Jakarta, IDN Times –Beberapa bus memiliki fasilitas kamar mandi. Namun, terdapat aturan tertentu yang harus diikuti oleh seluruh penumpang dalam menggunakan toilet di dalam bus. Aturan tersebut adalah larangan menggunakan toilet saat kendaraan sedang berhenti.Mengapa toilet bus hanya dapat digunakan saat kendaraan sedang bergerak?, ya?
Meskipun terlihat kecil, sebenarnya terdapat alasan teknis dan keselamatan di balik aturan tersebut. Penasaran dengan penjelasannya? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
Mengapa toilet bus hanya dapat digunakan ketika kendaraan sedang berjalan?
Toilet bus biasanya hanya bisa digunakan saat kendaraan sedang berjalan. Hal ini terkait dengan desain saluran pembuangan kotoran pada toilet bus yang langsung dibuang ke jalan. Menurut Fadli, pramugara bus PO Rosalia Indah, saluran pembuangan toilet bus umumnya dirancang untuk langsung mengalirkan limbah ke luar melalui lantai bawah.
Menggunakan toilet saat bus berhenti bisa menyebabkan kotoran tersisa di bawah kendaraan. Fadli juga mengungkapkan bahwa jika penumpang buang air besar saat bus berhenti, kotoran tersebut akan tertinggal di bawah bus dan dapat merusak lingkungan sekitarnya.
Selain itu, keterbatasan ruang di dalam bus juga menjadi alasan mengapa penggunaan toilet bus dibatasi. Fadli menyatakan bahwa bus double deckerterkadang memiliki ruang yang terbatas sehingga tidak memungkinkan penambahan tangki penyimpanan untuk toilet.
Adri Budiman, Kepala Produk dan Penjualan Bus Daimler Commercial Vehicles Indonesia, juga menyatakan bahwa bus umum tidak dilengkapi dengan fasilitas penampungan limbah. Oleh karena itu, penggunaan toilet untuk penumpang hanya dibatasi saat bus sedang berjalan.
Tidak hanya itu, kapasitas tangki air pada bus AKAP terbatas, sekitar 200 liter saja. Hal ini membuat penggunaan toilet hanya bisa untuk buang air kecil. Untuk buang air besar, penumpang disarankan menginformasikan kepada supir atau awak kabin agar mencari toilet umum terdekat.
Di sisi lain, pembatasan penggunaan toilet saat bus berhenti bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan para penumpang. Tanpa adanya fasilitas penampung limbah yang memadai, bau tidak sedap bisa menyebar ke seluruh bagian dalam bus. Oleh karena itu, penggunaan toilet hanya diperbolehkan ketika bus sedang berjalan agar menghindari masalah tersebut.
Itulah sebabnya toilet bus hanya dapat digunakan saat kendaraan sedang berjalan. Aturan ini pada dasarnya dikeluarkan untuk menjaga kenyamanan semua penumpang. Selain itu, kebijakan ini juga berperan dalam mengurangi masalah teknis dan memastikan perjalanan tetap nyaman.
Mengapa Toilet Bus Tidak Diperbolehkan Digunakan untuk Buang Air Besar? Berikut Penjelasannya