Iklan

Kronologi Istri di Banyuwangi Disiram Bensin dan Dibakar Suami Saat Salat Isya, Ini Nasib Mereka

Thursday, April 30, 2026, 5:56 AM WIB Last Updated 2026-04-30T00:45:50Z

Kasus istri di Banyuwangi yang disiram bensin dan dibakar oleh suaminya sendiri memicu kehebohan di kalangan masyarakat. Akibat peristiwa tersebut, korban akhirnya meninggal dunia.

Identitas korban diketahui bernama Nur Khasanah (56). Sementara itu, suaminya dikenal dengan nama Sularni (63).

Kronik Istri di Banyuwangi Dicurahi Bensin dan Dibakar Suami

Ternyata, kejadian buruk itu terjadi di Dusun Mulyorejo, Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, pada Jumat (24/4/2026).

Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu, korban yang merupakan istri sedang akan melaksanakan salat Isya.

Namun tiba-tiba, pelaku datang dan langsung membawa bensin serta menyalakan api di tubuh istrinya.

Saat itu, korban sedang akan melaksanakan salat Isya. Tiba-tiba suami korban memancarkan bensin ke tubuh korban dan langsung menyalakan api dengan korek," kata AKP Dwi yang dikutip dari TribunBanyuwangi.com, Selasa (23/4/2026).

Tiba-tiba, setelah kejadian api langsung menyambar tubuh korban dan menyebar cepat ke seluruh bagian tubuh. Korban sempat berlari keluar rumah dan meminta bantuan kepada warga sekitar.

Teriakan korban terdengar hingga oleh saudara kandung korban yang bernama Maksurin serta tetangga bernama Soleh. Keduanya segera berusaha membantu korban.

"Mereka segera membantu korban dengan cara menuangkan air yang ada di kamar mandi menggunakan ember," tambah Dwi.

Setelah berhasil memadamkan api yang menyerang tubuh korban, para saksi melihat adanya api di dalam rumah. Api tersebut ternyata berasal dari pelaku yang juga mengolesi tubuhnya dengan bensin dan membakar dirinya sendiri.

 

"Mereka menemukan tersangka pelaku dalam posisi terlentang dengan api yang menyala di seluruh tubuhnya," kata Dwi.

Di sisi lain, mengenai kasus kronologi istri di Banyuwangi yang disiram dan dibakar oleh suaminya, korban akhirnya meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD Genteng. Ya, hal ini dikarenakan luka bakar yang dialami korban mencapai 100 persen.

"Benar, perempuan tersebut meninggal kemarin malam," ujar Kapolsek Gambiran AKP Dwi Wijayanto dilansir dari TribunJatim.com.

Sementara pelaku mengalami luka bakar sebesar 85 persen setelah menuangkan bensin ke tubuhnya sendiri dan menyalakan api dengan korek api. Saat ini, menurut Dwi, Sularni masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Polisi masih belum mampu menentukan alasan di balik tindakan berani yang dilakukan tersangka. (*)

Komentar

Tampilkan