Iklan

Kisah Pilu Boiyen: Dua Bulan Menikah, Syok Tabiat Asli Suami

Sunday, April 26, 2026, 12:28 PM WIB Last Updated 2026-04-25T23:23:40Z
Ringkasan Berita:
  • Pernikahan Boiyen dan Rully yang hanya berlangsung selama dua bulan akhirnya berakhir setelah muncul berbagai masalah.
  • Pada bulan Januari 2026, Boiyen secara resmi mengajukan permohonan perceraian ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang.
  • Rasa kekecewaan yang dalam terhadap sifat Rully yang sulit berubah, ditambah dengan komunikasi yang tidak baik antara keduanya, menjadi penyebab utama pernikahan mereka retak.
 

Perubahan besar terjadi dalam kehidupan Boiyen setelah ia memutuskan untuk berpisah dari Rully Akbar.

Pernikahan yang berlangsung hanya selama dua bulan harus berakhir setelah munculnya berbagai masalah.

Rully diketahui terlibat dalam kasus penipuan dan investasi ilegal, yang semakin memperburuk hubungan keduanya.

Pada bulan Januari 2026, Boiyen secara resmi mengajukan permohonan perceraian ke Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Keputusan ini diambil dengan alasan yang jelas.

Rasa kekecewaan yang dalam terhadap sifat Rully yang sulit berubah, ditambah dengan komunikasi yang tidak baik antara keduanya, menjadi penyebab utama keretakan rumah tangga tersebut.

Kondisi semakin memburuk setelah munculnya kasus hukum dugaan penipuan investasi yang menimpa Rully.

Deretan masalah yang muncul secara beruntun setelah pernikahan tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi mental Boiyen.

Boiyen Trauma

Boiyen mengakui mengalami tekanan hingga kesulitan melakukan kegiatan di luar rumah karena dikejar-kejar oleh wartawan akibat dugaan penipuan Rully.

Itu disampaikan saat menjadi tamu dalam Podcast YouTube Taulany TV, Kamis (16/4/2026).

Kepada Andre Taulany, Boiyen menegaskan bahwa dugaan penipuan investasi yang melibatkan Rully telah terjadi sebelum mereka memutuskan untuk menikah.

Maka menurutnya, hal ini bukanlah tanggung jawabnya untuk memberikan penjelasan.

Kena (mental), kita tidak bisa bekerja, media juga menanyakan klarifikasi ke rumah saya. Saya tidak tahu takutnya jika saya berbicara maka akan terjadi kesalahan.

"Apalagi kejadiannya terjadi sebelum aku mengenalnya," keluh Boiyen.

Akibat menghadapi ujian pernikahan, Boiyen mengakui mengalami trauma terhadap lelaki.

Seorang perempuan berusia 39 tahun mengakui lebih waspada ketika dijakoni oleh laki-laki, khususnya yang memiliki tutur kata menarik.

Boiyen juga mengakui bahwa sekarang ia sering berpikir negatif terhadap setiap pria yang mencoba mendekatinya.

Bahkan, ia memutuskan untuk menghentikan komunikasi dengan para pria tersebut.

"Ada (trauma). Awalnya sedikit takut ketika mendengar ucapan yang lembut, jadi merasa cemas, ada prasangka buruk. Jadi berpikir 'mungkin ini...'," ujar Boiyen.

Alasan Kuat Boiyen Mengajukan Perceraian

Setelah sekian lama tidak berkata apa-apa, Boiyen mengungkapkan sifat mantan suaminya sebagai alasan kuat ia memutuskan untuk bercerai meskipun pernikahannya baru berlangsung singkat.

"Karena sifat manusia memang seperti tabiat, ya. Jika tabiat tidak bisa diubah, yang bisa mengubah adalah dirinya sendiri," kata Boiyen dilansir dari Kompas.com.

Boiyen membuat keputusan tersebut karena yakin bahwa sifat atau karakter seseorang sulit untuk berubah.

Ia mengatakan, sebelum memutuskan mengajukan perceraian, dirinya telah beberapa kali berusaha memberikan toleransi terhadap masalah yang muncul. Namun, masalah serupa tetap terjadi dan kembali muncul.

Sehingga membuat Boiyen yakin untuk memutuskan berpisah dengan Rully Anggi Akbar.

"Awalnya begitu, tapi sekarang bisa berubah. Dulu juga pernah ada masalah seperti ini, akhirnya kita sama-sama menyelesaikannya, jadi bisa berubah. Ternyata setelah menikah, malah muncul lagi, oh ternyata (tidak berubah). Daripada saya repot, ya sudah," tegasnya.

Artikel ini diambil dari TribunJatim.com

Komentar

Tampilkan