Iklan

Empat pekerja proyek gedung tewas, penyebab kematian terungkap

Sunday, April 5, 2026, 11:13 PM WIB Last Updated 2026-04-04T23:25:11Z
Ringkasan Berita:
  • Empat pekerja konstruksi meninggal setelah jatuh ke dalam bak penampung air di proyek gedung di Jagakarsa, Jakarta Selatan.
  • Korban diduga menghirup gas beracun di dalam kendaraan saat proses pembersihan, meskipun penyebab pasti masih menunggu hasil otopsi.
  • Kejadian dimulai ketika karyawan diperintahkan untuk menguras tangki air di lantai bawah, kemudian jatuh; sempat dibawa ke RS Pasar Rebo namun dinyatakan meninggal dunia.
 

, JAGAKARSA- Empat pekerja konstruksi meninggal dunia dalam kejadian di proyek gedung bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).

Empat korban memiliki identitas yaitu Yana Nugraha (32), Mawi (62), Tatang Sonjaya (63), dan Muhammad Fauzi (19).

Dugaan sementara menyebutkan bahwa keempat korban menghirup gas setelah jatuh ke dalam lubang atau wadah penampung air.

"Para korban diduga menghirup uap yang berasal dari lokasi tersebut," ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, Sabtu (4/4/2026).

Namun demikian, hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari jenazah korban keempat.

"Menunggu hasil autopsi," kata Nurma.

Nurma menerangkan, kejadian dimulai ketika tukang proyek memerintahkan sejumlah pekerja konstruksi untuk membersihkan saluran air atau wadah penampung yang berada di lantai bawah.

Glonteng ini memiliki panjang enam meter dan kedalaman tiga meter, yang dibagi menjadi dua bagian.

"Menurut keterangan para saksi yang merupakan karyawan di proyek tersebut, tukang bangunan diperintahkan oleh mandor untuk menguras bak penampung air di lantai bawah," jelas Nurma.

Namun, para korban tiba-tiba jatuh dan terjebak di dalam glongteng. Beberapa rekan kerja korban sempat berusaha memberikan bantuan dengan turun ke bawah glonteng.

"Pada saat evakuasi para korban, saksi merasakan udara panas di sekitar Glonteng," kata Kapolsek.

Empat korban sempat dibawa ke RS Pasar Rebo guna menerima pertolongan awal. Sayangnya, empat nyawa tersebut tidak berhasil diselamatkan.

"Sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter IGD RS Pasar Rebo," kata Nurma.

Saat ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Jagakarsa masih melakukan penyelidikan mengenai kejadian tersebut.

BERITA TERKAIT

Akses melalui Google News atau Channel WhatsApp. Pastikan Tribunners telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Komentar

Tampilkan