, PADANG –Baca beberapa informasi menarik mengenai Kota Padang yang dikumpulkan dalam berita populer Padang setelah tayang selama 24 jam terakhir di .
Pertama, kejadian kecelakaan yang melibatkan kendaraan wisata All Terrain Vehicle (ATV) terjadi di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang, pada Selasa (24/3/2026). Seorang pengunjung dilaporkan mengalami cedera dan memerlukan perawatan medis.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat banyak pengunjung berkerumun di area pantai.
Kedua, sebuah perahu yang mengangkut para wisatawan dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan data yang dikumpulkan, kejadian tersebut terjadi di pagi hari. Perahu berangkat dari daerah Sungai Pisang, yang dilaporkan menuju Pulau Pagang sekitar pukul 08.00 WIB.
Ketiga, lalu lintas di jalur penghubung Padang–Solok, khususnya di wilayah Sitinjau Lauik, mengalami kemacetan yang cukup panjang saat arus balik libur Lebaran Idul Fitri 1447 H, pada Selasa (24/3/2026).
Macet terjadi karena sebuah bus mengalami gangguan saat mencoba mendaki di kawasan Panorama 1 sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca selengkapnya berikut ini:
1. Kecelakaan kendaraan ATV di Pantai Air Manis Padang, seorang pengunjung dibawa ke rumah sakit
Kecelakaan yang melibatkan kendaraan wisata All Terrain Vehicle (ATV) terjadi di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang, pada hari Selasa (24/3/2026). Seorang pengunjung dilaporkan mengalami cedera dan memerlukan perawatan medis.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat banyak pengunjung berada di area pantai.
Korban diketahui bernama Suci, yang sedang mengemudikan ATV di kawasan wisata.
Kepala Sektor Polisi Padang Selatan, AKP Nirdes Ali, mengonfirmasi peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi ketika korban diduga kehilangan kendali terhadap kendaraannya sehingga jatuh.
"Korban jatuh saat mengemudikan ATV. Pada saat yang sama, ATV lain yang dikemudikan pengunjung lain datang dan tidak sempat menghindar, sehingga menabrak korban," katanya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka dan segera diberikan pertolongan oleh petugas serta pengunjung yang berada di dekat lokasi.
Tidak lama setelah itu, korban dibawa dengan ambulans ke Rumah Sakit Reksodiwiryo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Korban telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan rontgen dan perawatan medis selanjutnya," ujarnya.
Petugas kepolisian segera tiba di tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Ali memperingatkan pengunjung untuk lebih waspada saat melakukan kegiatan di kawasan wisata, khususnya ketika menggunakan alat seperti ATV.
Ia juga meminta para orang tua untuk terus mengawasi anak-anak, mengingat tingginya kegiatan kendaraan di kawasan pantai.
"Kami mengajak pengunjung untuk selalu menjaga keselamatan, baik saat berkendara maupun berada di sekitar pantai. Perhatikan anak-anak dan pastikan kendaraan diparkir dengan benar," tutupnya.
2. Kapal Kelompok Wisatawan Tenggelam di Perairan Sungai Pisang Padang
Sebuah perahu yang mengangkut para wisatawan dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun ,kejadian ini berlangsung di pagi hari.
Kapal berangkat dari daerah Sungai Pisang, yang dilaporkan menuju Pulau Pagang sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, ketika sedang berlayar air masuk ke dalam perahu sehingga menyebabkan tenggelamnya.
Berdasarkan data sementara, kapal ini diisi oleh 26 orang yang terdiri dari satu petugas kapal dan 25 penumpang.
Diketahui bahwa saat ini berada di masa libur Lebaran 2026, di mana masyarakat banyak mengunjungi keluarga besar dan memanfaatkan waktu libur untuk melakukan perjalanan wisata.
Kepala Sektor Polisi Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurijal, mengakui adanya laporan kapal tenggelam di wilayah perairan Sungai Pisang.
"Ya, ada sebuah perahu yang dilaporkan tenggelam tadi. Namun, penanganannya dilakukan oleh Dipolairud Polda Sumbar," kata AKP Syamsurijal.
Ia mengatakan, perahu itu diisi oleh para wisatawan yang sedang melakukan liburan.
"Penumpangnya adalah para wisatawan yang datang dari Sijunjung, serta ada juga yang berasal dari Pekanbaru Riau," katanya.
Untuk penanganan lebih lanjut dilakukan oleh jajaran Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Sumbar, karena kecelakaan tersebut terjadi di laut.
3. Arus balik Lebaran sempat terhenti di Sitinjau Lauik, bus tidak mampu mendaki menyebabkan kemacetan yang panjang
Lalu lintas di jalur penghubung Padang–Solok, khususnya di wilayah Sitinjau Lauik, mengalami kemacetan panjang saat arus balik libur Lebaran Idul Fitri 1447 H, pada Selasa (24/3/2026).
Kemacetan terjadi karena sebuah bus mengalami gangguan saat mencoba menanjak di kawasan Panorama 1 sekitar pukul 11.00 WIB.
Situasi ini menyebabkan arus lalu lintas dari kedua jurusan, baik dari Padang ke Solok maupun sebaliknya, terhambat hingga hampir tidak bisa bergerak.
Wilayah Sitinjau Lauik terletak di jalur antara Padang dan Solok. Secara geografis, Sitinjau Lauik berada di Kecamatan Lubuk Kilangan, dengan jarak sekitar 19,4 kilometer dari kantor gubernur Sumbar.
Jalur ini melintasi daerah pegunungan Bukit Barisan yang memiliki medan dengan kondisi yang sulit, seperti kemiringan curam, turunan tajam, belokan tajam, serta tebing dan jurang.
Data tersebut disampaikan oleh salah seorang Admin Info Sitinjau Lauik, Haris.
Ia mengakui adanya kejadian kendaraan yang tidak mampu mendaki sehingga menyebabkan antrean panjang.
"Benar, tadi terjadi kemacetan akibat sebuah bus mengalami gangguan saat mencoba menanjak di Panorama 1 sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.
Petugas Satuan Tugas Evakuasi Kendaraan
Akibat peristiwa tersebut, kendaraan membentuk antrian yang cukup panjang di jalur ekstrem yang terkenal dengan kemiringan dan belokan tajamnya.
Kepadatan tidak bisa dihindari, terutama pada saat arus balik yang memang mengalami peningkatan jumlah kendaraan.
Tidak lama kemudian, petugas polisi langsung datang ke tempat kejadian untuk mengatur arus lalu lintas serta membantu proses evakuasi kendaraan yang mengalami kesulitan.
Kendaraan tersebut akhirnya ditemani hingga akhirnya mampu melanjutkan perjalanannya.
"Petugas datang untuk memberikan bantuan dan mengawasi bus tersebut agar dapat kembali beroperasi," lanjut Haris.
Lalu Lintas Mulai Kembali Normal
Setelah bus berhasil melewati kemiringan, arus lalu lintas secara perlahan kembali normal.
Namun, karena terjadi penumpukan kendaraan, petugas tetap melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan berikutnya.
Pantauan sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi lalu lintas pada jalur tersebut mulai kembali normal.
Dari area Tugu Indarung hingga Panorama 1 tidak terlihat adanya kemacetan, demikian pula hingga wilayah Taman Hutan Raya (Tahura).
Situasi Terkini Jalur Padang–Solok
Namun, jumlah kendaraan yang datang dari Solok ke Padang terlihat lebih padat dibandingkan arah sebaliknya.
Lalu lintas kendaraan tetap berjalan, meskipun terdapat penurunan kecepatan di beberapa lokasi, khususnya di belokan tajam yang memaksa kendaraan besar saling bergantian saat melewati jalur tersebut.
Di lapangan, petugas PKJR Sitinjau Laut bekerja sama dengan aparat kepolisian terlihat siaga dan terus melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas selama puncak arus balik Lebaran. (*)