Iklan

Pesona Pantai Kokang, permata tersembunyi di pedalaman Flores NTT

Wednesday, September 23, 2026, 2:13 PM WIB Last Updated 2026-09-23T11:18:37Z
Ringkasan Berita:
  • sudah banyak tempat dikenal dan menjasi tujuan wisata.  Meski demikian, masih banyak tempat indah di Flores yang hamper belum tersentuh  
  • Dan, salah satu pantai indah bak permata tapi masih tersembunyi adalah Pantai Kokang di Kabupaten Flores Timur .
 

-- Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai pulau yang sangat indah. Pantasa saja wisatawan nasional dan mancanegara jadikan Pulau Flores sebagai destinasi impian.

Dan, sudah banyak tempat dikenal dan menjasi tujuan wisata.  Meski demikian, masih banyak tempat indah di Flores yang hamper belum tersentuh  

Dan, salah satu pantai indah bak permata tapi masih tersembunyi adalah Pantai Kokang di Kabupaten Flores Timur .

Dikutp dari kompas,com pantai yang berada di Desa Ojan Detun, Kecamatan Wulanggitang ini bisa jadi pilihan bagi pengunjung yang tidak menyukai keramaian. 

Wisatawan bisa lebih puas untuk menikmati keindahan pantai, sebab jarang dikunjungi dan belum banyak dikenal. 

Pantai Kokang memiliki panjang garis pantai kurang lebih 1.000 meter dengan karakteristik ombak cukup besar. 

Di pantai ini pengunjung bisa menikmati keindahan hamparan pasir putih bersih yang berkilau. 

Sangat pas untuk berjemur sambil menikmati pecahan ombak yang memanjakan mata. 

Saat matahari mulai menyengat, pengunjung tak perlu ragu. Ada lopo sederhana terbuat dari bahan lokal, bisa digunakan untuk bersantai sambil menikmati keindahan udara pantai. 

Perjalanan ke Pantai Kokang bisa ditempuh dalam waktu dua jam dari Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Saat tiba di Boru, ibu kota Kecamatan Wulanggitang, belok kiri. Selama perjalanan pengunjung akan melewati beberapa perkampungan, seperti Boru, Podor, Bawalatang, 

Sebelum menginjakkan kaki di Pantai Kokang, pengunjung melintasi jalan rabat sekitar 800 meter dari jalan utama.

 Pengunjung tak perlu cemas, warga setempat selalu menyambut siapa pun yang datang dengan ramah. 

"Kami selalu senang ketik ada orang datang ke kampung kami," ujar Kepala Desa Ojan Detun, Yohanes Nani Ipir saat ditemui Kompas.com

Pantai Kokang NTT yang sudah ditata Yohanes menuturkan, penataan destinasi wisata Pantai Kokang telah dimulai sejak beberapa tahun lalu melalui dana desa. 

Sejumlah fasilitas penunjang seperti jalan, tempat parkir, dan lopo sudah dibangun. 

Hanya saja, kata dia, pemanfaatannya belum optimal. Sebab selain karena faktor sumber daya manusia (SDM), tidak ada sinyal internet untuk mempromosi destinasi wisata Pantai Kokang. 

"Sinyal susah sekali. Di sini ada tower mini yang dibangun di dekat kantor desa, tapi kapasitas dan jangkauannya sangat terbatas. Ini juga kendala kita," katanya. 

Yohanes mengatakan, pihaknya belum memungut biaya retribusi bagi wisatawan lantaran belum diatur di dalam peraturan desa (Perdes). Belum lagi faktor SDM yang belum mumpuni. 

Oleh sebab itu, ia berencana mengirim beberapa warganya untuk belajar tentang pengelolaan destinasi wisata yang ada di sejumlah daerah di Flores. 

Harapannya, setelah mereka pulang, memiliki kecakapan dan pengetahuan tentang membangun industri pariwisata serta bisa diterapkan di desa itu

 "Rencana ke depan kita akan kirim beberapa warga. Tapi kita akan musyawarah terlebih dahulu dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Mudah-mudahan bisa tahun 2023," katanya. 

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. *

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kompas.com 

Baca artikel lain di Kompas.com KLIK >>> GOOGLE.NEWS

Komentar

Tampilkan