Iklan

Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026, Kalahkan Pasangan Malaysia

Tuesday, August 4, 2026, 10:55 AM WIB Last Updated 2026-08-04T03:55:50Z

Kemajuan atlet ganda putra Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang positif. Setelah Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri meraih gelar juara Japan Open dan China Open, kini giliran Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhasil menduduki posisi teratas.

Leo/Daniel meraih gelar juara Taipei Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai di final yang berlangsung di Taipei Arena, pada hari Minggu (2/8). Mereka memenangkan pertandingan dengan skor 23-21 dan 21-19.

Gelar ini merupakan yang kedua bagi Leo/Daniel sepanjang musim 2026. Sebelumnya, mereka juga berhasil meraih gelar juara Thailand Open 2026 setelah mengalahkan pasangan India Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy dengan skor 21-12, 25-23 di pertandingan final.

Dua gelar tersebut menjadi tanda pemulihan Leo/Daniel setelah sempat mengalami masa yang tidak stabil dalam beberapa turnamen BWF World Tour.

Setelah menjadi juara Thailand Open, mereka tidak mampu melaju jauh dalam empat turnamen berturut-turut. Pada Malaysia Masters 2026, Leo/Daniel langsung tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dari pasangan Tiongkok Lin Xiangyi/Hu Keyuan dengan skor 19-21, 21-13, 15-21.

Kegagalan yang mengecewakan kembali terjadi dalam gelaran Indonesia Open 2026. Mereka tersingkir di babak awal setelah dikalahkan pasangan Taiwan Yang Po-hsuan/Lee Jhe-huei dengan skor 16-21, 21-13, 19-21.

Perjalanan Leo/Daniel berhenti di babak 16 besar Australia Open 2026 setelah kalah dari pasangan Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 15-21, 18-21.

Hasil serupa terus berlanjut dalam Makau Open 2026. Mereka kembali gagal melaju ke babak berikutnya setelah dikalahkan 15-21, 18-21 oleh pasangan Korea Selatan Lee Jong-min/Jin Yong di babak 16 besar.

Namun, dalam Taipei Open, Leo/Daniel berhasil menghentikan kecenderungan negatif tersebut. Mereka tampil stabil sejak babak awal hingga akhirnya memperoleh gelar juara.

"Terima kasih kepada Tuhan, senang bisa kembali menang setelah hasil yang tidak memuaskan dalam pertandingan sebelumnya," kata Daniel.

Daniel menyampaikan bahwa kunci kemenangan dalam pertandingan final adalah tetap berani menyerang meskipun sempat tertinggal.

"Kami terus berusaha memperkuat tekanan saat sedang tertinggal. Kami juga terus berupaya berkomunikasi untuk mengubah situasi," katanya.

Bagi Daniel, gelar Taipei Open memiliki makna khusus karena menjadi hadiah ulang tahun. Daniel berusia 25 tahun pada 31 Juli, sementara Leo merayakan hari ulang tahunnya pada 29 Juli.

"Dan yang jelas kami ingin konsisten menjadi juara dan melampaui prestasi yang saat ini telah kami raih," kata Daniel.

Leo mengatakan keberhasilan di Taipei menjadi momen penting bagi pasangan tersebut untuk kembali membangun kepercayaan diri.

"Senang dan bersyukur untuk diri saya sendiri serta rekan saya yang telah berjuang dan berhasil menang. Terima kasih juga kepada pelatih dan tim pendukung yang selalu ada di sisi kami. Dalam pertandingan tadi, kami harus lebih berhati-hati dalam bermain," kata Leo.

Komentar

Tampilkan