
.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap berada di zona hijau hingga akhir perdagangan Selasa (18/8/2026). IHSG berakhir naik 47,942 poin atau 0,75% menjadi level 6.449,83.
Peningkatan IHSG didukung oleh hampir semua indeks sektoral. IDX Sektor Energi mengalami kenaikan terbesar, yaitu 2,24%.
Berikut adalah beberapa variasi dari teks tersebut: 1. IDX Sektor Infrastruktur mengalami kenaikan sebesar 1,65%, sementara IDX Sektor Transportasi dan Logistik bertambah 1,42%, serta IDX Sektor Properti & Real Estate meningkat 1,21%. 2. Pada pergerakan indeks, IDX Sektor Infrastruktur naik 1,65%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik melonjak 1,42%, dan IDX Sektor Properti & Real Estate menguat 1,21%. 3. IDX Sektor Infrastruktur menguat 1,65%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik naik 1,42%, sedangkan IDX Sektor Properti & Real Estate mengalami kenaikan sebesar 1,21%. 4. Dalam pergerakannya, IDX Sektor Infrastruktur menguat 1,65%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik meningkat 1,42%, dan IDX Sektor Properti & Real Estate juga mengalami kenaikan 1,21%. 5. IDX Sektor Infrastruktur mencatat kenaikan 1,65%, IDX Sektor Transportasi dan Logistik bertambah 1,42%, serta IDX Sektor Properti & Real Estate menguat 1,21%.
Peningkatan juga terjadi pada IDX Sektor Barang Konsumer Primer sebesar 1,03%, IDX Sektor Barang Baku 0,81%, IDX Sektor Teknologi 0,40%, serta IDX Sektor Perindustrian 0,25%.
Di sisi lain, IDX Sektor Barang Konsumsi Non-Primer meningkat sebesar 0,24% dan IDX Sektor Kesehatan mengalami kenaikan sebesar 0,13%.
Di sisi lain, sektor keuangan IDX menjadi satu-satunya sektor yang mengalami penurunan, yaitu sebesar 0,29%.
Total jumlah transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 33,66 miliar lembar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp14,83 triliun. Dari seluruh saham yang diperjualbelikan, terdapat 399 saham yang mengalami kenaikan, 236 saham mengalami penurunan, dan 159 saham berada dalam kondisi stabil.
Di tengah naiknya IHSG, asing banyak membeli saham-saham berikut kemarin.
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Selasa:
1. Perusahaan Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) sebesar 141,6 miliar rupiah
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar 69,01 miliar rupiah
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 44,41 miliar
4. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebesar 33,87 miliar rupiah
5. Perusahaan Indika Energy Tbk (INDY) sebesar 27,67 miliar rupiah
6. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) sebesar 25,17 miliar rupiah
7. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) sebesar 24,8 miliar rupiah
8. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) sebesar 19,37 miliar rupiah
9. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar 12,64 miliar rupiah
10. Perusahaan Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sebesar 10,86 miliar rupiah