- Franco Mastantuono kemungkinan besar akan menjalani musim 2026/27 jauh dari Santiago Bernabeu. Pemain muda asal Argentina ini dilaporkan telah menerima isyarat bahwa ia tidak termasuk dalam rencana utama Jose Mourinho untuk musim depan.
Musim pertama Mastantuono bersama Real Madrid memang tidak berjalan lancar. Cedera menghambat kemampuan pemain berusia 18 tahun ini untuk menunjukkan bakat terbaiknya, sehingga peluang tampil menjadi sangat sedikit.
Awalnya, Mastantuono dilaporkan ingin kembali ke River Plate dengan status pinjaman. Namun, Real Madrid memiliki pendapat berbeda dan lebih menginginkan agar proses perkembangannya terus berlangsung di Eropa.
Liga Serie A Menjadi Pilihan Utama
Melansir Mundo Deportivo, Mastantuono bersedia untuk meminjamkan diri ke klub Eropa, tetapi memiliki satu kondisi utama: ia menginginkan kesempatan bermain di Serie A.
Fiorentina adalah klub yang paling serius memburu tanda tangannya. Menariknya, klub asal Florence itu baru saja bertemu dengan Real Madrid dalam pertandingan uji coba pramusim dan kini dikabarkan terus berkomunikasi dengan pemain tersebut.
Selain Fiorentina, dua klub besar Italia lainnya, AC Milan dan Napoli, juga telah menunjukkan ketertarikan untuk menggaet Mastantuono. Meskipun demikian, keputusan akhir disebut sepenuhnya ada di tangan pemain tersebut.
Salah satu hal yang dipertimbangkan oleh Mastantuono adalah kesempatan bermain dalam kompetisi Eropa, sesuatu yang dianggap penting untuk mendukung perkembangannya.
Saat ini diskusi dengan Fiorentina masih berlangsung. Klub Serie A tersebut memutuskan untuk bersikap sabar dan tidak ingin memberi tekanan kepada pemain muda asal Argentina itu.
Real Madrid Berharap Ia Kembali Lebih Dewasa
Real Madrid memandang peminjaman Mastantuono sebagai bagian dari proses perkembangan jangka panjang, bukan tindakan untuk mengeluarkannya secara tetap.
Namun, riwayat menunjukkan bahwa pemain yang dipinjam tidak selalu kembali dan mendapatkan posisi tetap di tim inti.Los BlancosBeberapa nama bisa kembali dan mencapai kesuksesan, namun tidak sedikit juga yang akhirnya melanjutkan karier di klub lain.
Oleh karena itu, masa peminjaman berikutnya akan menjadi tahap yang sangat penting bagi Mastantuono. Ia perlu memanfaatkan peluang bermain sebaik mungkin agar dapat kembali ke Madrid sebagai pemain yang lebih dewasa dan siap bersaing untuk mendapatkan posisi di tim utama.
Bagi Mastantuono, perpindahan ini diharapkan hanya menjadi ucapan "sampai jumpa lagi", bukan berakhirnya hubungan tetap dengan Real Madrid. Namun, masa depannya akan sangat bergantung pada penampilannya selama menjalani masa pinjaman di Italia.