Iklan

Jalur Hormuz Kembali Lancar, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Saturday, June 27, 2026, 2:30 AM WIB Last Updated 2026-06-27T01:14:41Z
 

Konten: Harga minyak mentah global kembali mengalami penurunan dalam perdagangan hari Kamis (24/6) setelah kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan berkurang seiring semakin banyak kapal tanker yang berhasil melewati Selat Hormuz.

Berdasarkan data Investing, harga kontrak berjangka minyak mentah Brent mengalami penurunan sebesar 0,1 persen, menjadi USD 73,36 per barel. Di sisi lain, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 0,55 persen, mencapai USD 69,81 per barel.

Berdasarkan laporan Reuters, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright menyatakan bahwa jumlah minyak mentah yang melewati Selat Hormuz hampir pulih ke tingkat sebelum perang Iran dimulai. Sementara itu, kapal tanker mulai bisa meninggalkan wilayah tersebut dengan pengawalan militer.

"Sekitar 20 juta barel minyak mentah telah meninggalkan Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir," ujar Wright dalam forum energi Global Energy Forum Reuters di New York.

Wright menyampaikan bahwa proses normalisasi pelayaran sempat terhambat karena adanya ranjau yang ditempatkan Iran di perairan selat tersebut. Namun, Iran tidak akan mampu menghalangi Lautan Hormuz pada masa depan.

"AS akan memastikan kelancaran pengiriman tetap berjalan meskipun tidak ada kesepakatan dengan Teheran," katanya.

Selain itu, Amerika Serikat pada pekan ini mengizinkan kembali penjualan minyak Iran sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan damai yang tetap. Sebagai pertukaran, Iran diminta untuk memberikan komitmen terkait pemeriksaan program nuklirnya serta kebebasan berlayar di Selat Hormuz.

Sementara itu, Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, berpendapat bahwa produksi dan ekspor minyak Iran bisa meningkat secara signifikan jika sanksi benar-benar dikurangi.

"Jika sanksi dikurangi, produksi dan ekspor minyak Iran bisa meningkat secara cepat karena jumlah besar minyak yang saat ini disimpan di kapal tanker. Mungkin hanya memerlukan hitungan minggu, bukan bulan," katanya.

Komentar

Tampilkan