Iklan

Dana SAL ke Bank Himbara Naik Jadi Rp 400 Triliun, Menkeu Purbaya Jelaskan Alasannya

Sunday, June 28, 2026, 5:09 AM WIB Last Updated 2026-06-28T05:04:23Z
 

- Departemen Keuangan (Kemenkeu) meningkatkan alokasi penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di Bank yang berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (Himbara) atau Himpunan Bank Negara (Himbara) hingga mencapai Rp 400 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan jumlah dana SAL yang disimpan di Bank Himbara akan meningkat dari Rp 300 triliun menjadi Rp 400 triliun.

"Maka, sebesar Rp 400 triliun. Rp 200 triliun hingga akhir tahun (tenor), yang Rp 100 triliun sedikit lebih pendek, yang Rp 100 triliun bersifat fleksibel," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (26/6).

Purbaya menyampaikan, penambahan SAL ke bank Himbara dilakukan setelah munculnya laporan mengenai situasi likuiditas perbankan yang mulai menurun.

Sebelumnya, pemerintah telah mengambil dana SAL sebesar Rp 130 triliun yang tersimpan di Bank Indonesia (BI) untuk dialokasikan kepada Bank Himbara.

"Karena permintaan beberapa pihak, saya mengambilnya kembali. Ternyata menjadi kering dan tidak ada sumber pendapatan lagi, jadi saya kembalikan lagi," katanya.

Selanjutnya, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan perekonomian berkembang, penempatan SAL di Bank Himbara menjadi salah satu cara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ada yang mengatakan langkah saya salah ya? Ternyata itu adalah satu-satunyaengineuntuk perkembangan ekonomi saat ini," katanya.

Sebagai informasi, dana SAL tersimpan di Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), serta Bank Syariah Indonesia (BSI).

Komentar

Tampilkan