, PONTIANAK - Berita paling viral di Kalimantan Barat (Kalbar) hari ini berasal dari kejadian kebakaran besar yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Jalan Mujahidin, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Minggu 21 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Polresta Pontianak, Ipda Suheris Sitorus mengatakan kebakaran diduga disebabkan oleh dupa yang jatuh.
Meski demikian, pihaknya masih perlu melakukan penyelidikan tambahan.
Data di atas merupakan bagian dari enam berita terpopuler yang terjadi di Kalimantan Barat antara tanggal 22 Juni 2026 hingga 23 Juni 2026.
Berikut 6 berita paling diminati dalam dua hari terakhir di Kalbar:
1). Ini adalah Dugaan Awal Penyebab Kebakaran Rumah Mewah di Belakang Masjid Mujahidin Pontianak
, PONTIANAK - Kebakaran besar menghancurkan sebuah rumah mewah di Jalan Mujahidin, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada hari Minggu 21 Juni 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Polresta Pontianak, Ipda Suheris Sitorus mengatakan kebakaran diduga disebabkan oleh dupa yang jatuh.
Meski demikian, pihaknya masih perlu melakukan penyelidikan tambahan.
"Masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Informasi awal yang kami kumpulkan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, saat kejadian sedang membakar dupa untuk mengharumkan ruangan. Namun dupa tersebut jatuh sehingga diduga menjadi penyebab awal kebakaran," katanya di lokasi kejadian.
Api berhasil dikendalikan oleh tim pemadam kebakaran bersama satu jam setelah munculnya api pertama kali.
Baca Selengkapnya
2). Agen di Pontianak Berani Bicara Terbuka: Kelangkaan Gas Melon Tidak Wajar, Terjadi Puluhan Kali dalam Setahun
, PONTIANAK - Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram dilaporkan oleh warga di berbagai daerah.
Keadaan ini juga memengaruhi kenaikan harga pada tingkat konsumen serta mendorong warga untuk mencari gas hingga ke luar wilayah tempat tinggal mereka.
Agen tabung gas PT Darmali di Jalan Swignyo, Kevin menyampaikan bahwa kondisi pasokan gas subsidi yang tidak stabil telah sering terjadi dalam beberapa tahun belakangan.
Menurutnya, kondisi normal biasanya hanya berlangsung sementara sebelum kekurangan kembali terjadi.
"Secara normal tidak terlalu lama, sekitar setengah bulan hingga satu bulan. Nanti akan begitu lagi," kata Kevin saat diwawancarai di Jalan Swignyo Pontianak, Minggu 21 Juni 2026.
Baca Selengkapnya
3). Informasi mengenai Kejadian Kebakaran Hebat di Rumah Mewah yang Berada di Belakang Masjid Raya Mujahidin Pontianak
, PONTIANAK - Kebakaran hebat terjadi di sebuah rumah mewah yang terletak di Jalan Mujahidin, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2026.
Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Badan Penanggulangan Kebakaran Merdeka, Aweng, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB dan segera berangkat ke lokasi kejadian.
Sekitar pukul 11.00 siang tadi, kami menerima laporan tentang kebakaran sebuah rumah besar yang terjadi tepat di belakang Mujahidin. Ketika kami tiba di lokasi kejadian, api sudah sangat besar," katanya di tempat kejadian.
Ia menyampaikan, penyebab kebakaran hingga saat ini belum dapat diketahui secara pasti.
Baca Selengkapnya
4). Alur Kejadian Detik-Detik Tim SAR Menemukan Jenazah Remaja yang Meninggal Tenggelam di Danau Biru Sintang
, SINTANG - Pencarian seorang remaja berusia 17 tahun dengan inisial RW yang dilaporkan tenggelam di Danau Biru, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada Sabtu 21 Juni 2026 pagi WIB akhirnya selesai.
Tim operasi penyelamatan bersama berhasil menemukan RW setelah lebih dari 24 jam proses pencarian dilakukan.
RW ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2026.
"Alhamdulillah, korban yang tenggelam di Danau Biru telah ditemukan. Kondisinya meninggal dunia," kata Budi, anggota tim SAR gabungan saat dihubungi, Minggu 21 Juni siang WIB.
Baca Selengkapnya
5). "Jangan Lupa Beradab kepada Guru!" Pesan Mengharukan Gubernur Kalbar Saat Wisuda Pondok Tahfidz Ashqaf
, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengingatkan para santri agar tidak menganggap wisuda sebagai akhir dari perjalanan menuntut ilmu.
Menurutnya, keberhasilan seorang santri tidak dinilai dari jumlah hafalan atau proses kelulusan yang diikuti, tetapi dari seberapa jauh ilmu yang dimiliki dapat diterapkan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan oleh Norsan saat menghadiri acara Tabligh Akbar dan Wisuda Santri/Santriwati Pondok Tahfidz Ashqaf serta Majelis Taklim Nurul Jannah di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2026.
"Kelulusan bukan hanya sebuah upacara. Ini merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu yang didapat harus diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tegas Norsan.
Ia berharap para santri dan santriwati mampu menjadi generasi Al-Qur’an yang tidak hanya mahir dalam membaca dan menghafal kitab suci, tetapi juga menunjukkan akhlak yang baik, rasa empati terhadap sesama, serta mampu menjadi contoh teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Selengkapnya
6). Balas Jeritan Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Lakukan Penyaluran LPG 3 Kg yang Berlebihan pada Juni 2026
, PONTIANAK - PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Kalimantan merespons keluhan masyarakat terkait kekurangan pasokan gas LPG 3 kilogram (Kg) atau gas melon di beberapa daerah di Kalimantan Barat.
Sebelumnya di Kota Pontianak, masyarakat mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas LPG 3 Kg.
Tak hanya di Kota Pontianak, kelangkaan gas LPG 3 Kg juga terjadi di Kabupaten Sambas.
Di mana ratusan warga Dusun Sawang, Desa Tengguli, Kecamatan Sajad harus menunggu antrian untuk mendapatkan gas LPG 3 Kg pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2026.
Pertamina Jamin Ketersediaan dan Distribusi Gas Melon Aman
Merespons keluhan tersebut, Pertamina memastikan ketersediaan dan pendistribusian gas melon di wilayah Kalimantan Barat dalam keadaan aman.
Baca Selengkapnya (*)
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Peroleh Berita Trending Melalui SaluranWhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS