MADIUN, Newsindonesia - SMA Negeri 2 Mejayan menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Merancang Soal-soal AKM Berbasis HOTS” sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan guru menghadapi tantangan pendidikan modern.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Graha Abhinaya SMAN 2 Mejayan, Senin (11/5/2026).
Pelatihan diikuti para guru dengan menghadirkan Rofiq Ali Muhsin sebagai narasumber. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan penguatan mengenai penyusunan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mendorong kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap guru mampu menyusun soal yang tidak hanya mengukur hafalan, tetapi juga kemampuan bernalar dan memecahkan masalah,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Rofiq Ali Muhsin menekankan bahwa penyusunan soal berbasis HOTS dapat membantu siswa lebih siap menghadapi tantangan dunia pendidikan maupun dunia kerja.
Guru didorong untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, kreatif, dan mendorong daya pikir mendalam.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari peserta. Selain memperkuat kompetensi profesional guru, pelatihan juga menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengembangan pembelajaran yang inovatif.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 2 Mejayan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan budaya belajar yang adaptif dan berkualitas.
Sekolah berharap peningkatan kapasitas guru dapat berdampak langsung pada kualitas pembelajaran serta prestasi siswa di masa mendatang. (Dik_ar)



