
, KEMAYORAN- Kebakaran besar terjadi di daerah permukiman padat penduduk di Kemayoran Gempol, khususnya di belakang Pasar Jiung, RT 002/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.10 WIB ini menghancurkan ratusan bangunan sementara dan menyebabkan tiga warga mengalami cedera.
Kepala Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengungkapkan bahwa kejadian berawal ketika warga sekitar terkejut dengan munculnya api yang cepat membesar dari salah satu rumah warga.
Dikatakannya, berdasarkan keterangan Ketua RW 04 setempat, sekitar pukul 21.00 WIB api tiba-tiba muncul dari dua rumah yang terletak tepat di belakang tempat tinggalnya.
"Kemungkinan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari rumah warga setempat. Api langsung membesar secara tiba-tiba," kata Erlyn saat dihubungi, Selasa (2/6/2026).
Melihat api yang mulai menyebar, warga sekitar langsung bertindak.
Beberapa warga berusaha bersama-sama mengendalikan si jago merah dengan menggunakan tiga unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dimiliki Sekretariat RW 04.
Namun, karena sebagian besar bangunan di lokasi terbuat dari bahan semi permanen yang mudah terbakar, usaha awal warga tersebut gagal menghentikan kemajuan api yang sudah menyebar luas.
Tiga Warga Terluka
Kemarahan api merah ini tidak hanya membakar harta benda, tetapi juga menyebabkan korban luka.
Polisi melaporkan tiga warga terpaksa dibawa ke rumah sakit karena kejadian tersebut.
"Dua korban dibawa ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran. Sedangkan yang satu lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pengobatan lebih lanjut," kata Erlyn.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
250 Rumah Terbakar
Data sementara yang dikumpulkan di lapangan menunjukkan kerusakan fisik yang sangat parah. Sebanyak 250 bangunan semi permanen dilaporkan terbakar habis.
Akibatnya, sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) atau 500 orang terpaksa kehilangan tempat tinggal dan kini tinggal di pengungsian.
Sampai saat ini, jumlah kerugian materiil akibat kebakaran tersebut belum bisa dihitung dan barang bukti masih dalam proses penyelidikan oleh petugas.
Berita Lainnya
Baca berita lainnya di Google News atau langsung pada halaman Indeks Berita