Iklan

Milomir Seslija Terbuka! Langkah Sulit Persis Solo Lolos Degradasi Usai Kalahkan Persebaya Surabaya

Monday, May 11, 2026, 8:59 PM WIB Last Updated 2026-05-11T16:47:45Z
 

— Persis Solo tidak mampu memanfaatkan laga kandang setelah bermain imbang 0-0 melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026) malam. Hasil ini membuat peluangLaskar Sambernyawakeluar dari zona degradasi semakin sulit karena masih terjebak di peringkat ke-16 dengan total 28 poin.

Persis Solo Semakin Terjepit di Zona Merah

Satu poin tambahan belum cukup untuk meningkatkan posisi Persis Solo dari zona degradasi. Tim yang dilatih oleh Milomir Seslija masih tertinggal tiga angka dari Persijap Jepara yang berada di ambang aman klasemen dengan 31 poin.

Kondisi semakin memburuk karena Persijap Jepara akan menghadapi laga minggu ke-32 melawan Persita Tangerang di Banten International Stadium pada hari Minggu (10/5/2026).

Jika Persijap berhasil memenangkan pertandingan, selisih poin dengan Persis Solo bisa semakin bertambah menjelang dua pertandingan terakhir musim ini.

Selain Persijap Jepara, Persis Solo masih terus diikuti oleh Madura United FC yang berada di peringkat ke-14 dengan total 32 poin.

Klub asal Madura masih belum menggelar pertandingan pekan ke-32, sehingga persaingan untuk menghindari degradasi dipastikan semakin sengit hingga akhir musim kompetisi.

Dua pertandingan tersisa kini berubah menjadi laga yang menentukan bagi Laskar Sambernyawa. Persis Solo tidak hanya perlu memperoleh kemenangan, tetapi juga harus berharap tim-tim di bagian bawah klasemen kehilangan poin dalam pertandingan yang tersisa.

Milomir Seslija Mengungkap Awal Pertandingan Persis Solo

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui hasil seri melawan Persebaya Surabaya tidak sesuai dengan harapan timnya.

Ia menilai para pemain tidak memulai pertandingan dengan cukup baik, sehingga beberapa arahan tidak berjalan optimal di awal pertandingan.

Menurut pelatih yang akrab dipanggil Milo, permainan Persis Solo mulai menunjukkan perkembangan pada 15 menit terakhir babak pertama.

Momentum itu kemudian berlanjut pada babak kedua saat timnya tampil lebih unggul dibanding lawan dari Surabaya.

"Di babak kedua, Persis lebih menguasai permainan tetapi kita kesulitan mencetak gol. Ada beberapa momen di mana pemain terburu-buru ingin mencetak gol sehingga terjadi kesalahan-kesalahan yang mungkin bisa dihindari jika lebih sabar," ujar Milomir Seslija.

Kepemilikan bola dan tekanan yang dilakukan Persis Solo ternyata masih belum mampu mengalahkan pertahanan Green Force.

Beberapa kesempatan yang muncul tidak berhasil diubah menjadi gol, sehingga pertandingan berakhir tanpa pemenang.

Hasil ini juga memperkuat tekanan terhadap Persis Solo yang dalam beberapa minggu terakhir kesulitan meninggalkan posisi bawah klasemen.

Kemampuan lini depan menjadi tantangan besar yang perlu segera diperbaiki agar bisa bertahan di kasta teratas musim mendatang.

Persebaya Surabaya Dianggap Tim Berkualitas

Milomir Seslija juga mengakui bahwa Persebaya Surabaya merupakan lawan yang sulit dikalahkan.

Dia menilai Green Forcememiliki kualitas pemain yang sangat bagus sehingga mampu menyulitkan Persis Solo dalam mencetak gol meskipun tampil unggul di babak kedua.

"Melawan Persebaya tidak mudah, mereka merupakan tim yang berkualitas meskipun di babak kedua kita lebih menguasai permainan. Namun sayangnya kita gagal mencetak gol," katanya.

Persebaya Surabaya memang tampil cukup teratur sepanjang pertandingan.

Tim tamu mampu mempertahankan struktur permainan dan beberapa kali mengancam dengan serangan balik yang cepat, sehingga lini belakang Persis Solo terus waspada.

Suasana di Stadion Manahan terasa cukup menghangat sepanjang pertandingan berlangsung.

Dukungan dari ribuan pendukung tuan rumah terus berlangsung untuk memberikan dorongan tambahan kepada pemain Persis Solo dalam upaya meraih kemenangan penting.

Dua Pertandingan Terakhir Menentukan Nasib Persis Solo

Hanya tersisa dua pertandingan, tekanan terhadap Persis Solo dipastikan semakin berat. Setiap poin kini sangat menentukan nasib mereka pada akhir musim Super League 2025/2026.

Milomir Seslija menegaskan bahwa hasil imbang melawan Persebaya Surabaya akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pelatih tim.

Ia juga menghargai dukungan para penggemar yang terus memberikan semangat kepada pemain sepanjang pertandingan berlangsung.

Persis Solo kini hanya memiliki dua pertandingan tersisa untuk tampil sebaik mungkin. Jika kembali kehilangan poin, kesempatan untuk tetap bertahan di kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia bisa semakin berat.

Kondisi klasemen yang masih sangat ketat menyebabkan persaingan di bagian bawah tabel diperkirakan berjalan menegangkan hingga pekan terakhir.

Persis Solo harus segera memperbaiki ketajaman lini serang agar bisa mempertahankan peluang bertahan di Super League musim depan.

Komentar

Tampilkan